Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 4 Sep 2020 00:20 WIB ·

Akan Banyak Gesekan


 Akan Banyak Gesekan Perbesar

Oleh : Hery Maulana

Assalamualaikum wr wb

Dalam waktu dekat, Budi Utomo resmi menjadi bupati Lampung Utara (Lampura). Sebab Surat Keputusan (SK) pemberhentian Agung Ilmu Mangkunegara (AIM) dari jabatannya sebagai bupati Lampura, sudah diteken Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Bahkan atas dasar itu, Gubernur Lampung menyurati DPRD setempat. Agar dilaksanakan rapat paripurna pemberhentian AIM. Kemudian menetapkan Budi Utomo sebagai bupati Lampura definitif.

Sebuah proses administrasi negara dari proses hukum yang menjerat AIM, yang harus terjadi. Budi menjabat sebagai Plt.Bupati, ketika AIM berhalangan tetap, lantaran menjalani proses hukum. AIM diganjar 7 tahun penjara dan denda serta uang pengganti dan penghapusan hak politik. Sebab dirinya terbukti secara sah dan menyakinkan, melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang didakwakan. Putusan pengadilan yang kemudian inkrach (memiliki kekuatan hukum tetap), memiliki konsekwensi pada tataran administrasi negara.

Menjadi bupati definitif, kursi wakil bupati yang ditinggalkan Budi harus terisi. Karena sisa jabatan yang bersangkutan masih lebih dari 18 bulan, sebagaimana yang ditentukan UU. Pada situasi ini, akan terjadi peningkatan suhu politik di Lampura. Karena kursi wakil bupati jelas sangat ‘seksi’ untuk diperebutkan. Baik oleh sosok yang ingin menempatinya, atau bagi partai politik pengusung. Karena UU menempatkan merekalah yang berhak untuk mengusulkan siapa yang akan menempati kursi itu.

Ini jelas akan menjadi sebuah pergolakan hangat bahkan mungkin memanas. Karena dipastikan masing-masing Parpol akan mengajukan calon. Ini dilandaskan kepentingan parpol, meski dibalut dengan istilah kepentingan rakyat Lampura. Gesekan tidak mungkin dapat terhindarkan. Hanya saja kita berharap, gesekan itu tidak sampai meluas dan besar. Karena pada giliranya yang akan merasakan dampaknya adalah masyarakat Lampura secara luas. Apapun keputusan yang diambil, haruslah mengedepankan sebesarnya kepentingan masyarakat banyak. (**)
Wassalam

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

29 April 2026 - 16:10 WIB

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Trending di Beranda