Oleh : Hery Maulana
Assalamualaikum wr wb
Peredaran narkoba khususnya di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), memang sudah sangat mengkhawatirkan. Barang haram itu, merambah semakin luas. Penyalahguna narkoba juga Tak mengenal usia dan status sosial. Termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), yang sejatinya harus menjadi contoh dan tauladan. Bagaimana dapat membentengi diri dan tidak terlibat dengan Narkoba. Karena diketahui, narkoba bukan hanya dapat merusak kesehatan pengguna, tetapi juga mempengaruhi mental spiritual.
Sangat ironi, Pemerintah terus melakukan kampanye pemberantasan narkoba, namun dilingkungan kerjanya, masih terdapat oknum yang menggunakan narkoba dari berbagai jenis. Mulai dari pil koplo dan sejenisnya, ekstasi, ganja dan sabu. Walau belakangan yang lebih marak adalah penggunaan narkoba jenis sabu.
Bulan lalu, publik Lampura dihebohkan dengan tertangkapnya oknum Dinas Perhubungan Lampura. Padahal Dishub Lampura, dikenal sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang memiliki disiplin tinggi. Pelatihan Kedisplinan dilakukan secara periodik guna menempa fisik dan mental anggotanya. Selain pembinaan lain yang dilakukan Dishub Lampura. Termasuk mengintakan dalam setiap pelaksanaan apel pagi.
Kini publik Lampura kembali digegerkan dengan adanya oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP). Dua anggotanya yang salah satunya merupakan ASN, digrebek ketika menggunakan sabu. Mirisnya, penggerebekan dilakukan di toliet ruang jaga, kediaman Dinas Bupati Lampura. Karena keduanya tengah piket disana.
Padahal, sebagai anggota Sat Pol PP tentu telah melewati rangkaian panjang pelatihan fisik dan mental. Karena tugasnya sebagai penegak Perda, memang mengharuskan untuk kemampuan itu. Tentu saja didalamnya yang sangat utama adalah disiplin yang tinggi.
Namun realitanya, masih ada oknum yang kedapatan mengkonsumsi narkoba. Tentu ini harus dicermati secara serius oleh Pemkab Lampura. Bahwa narkoba, masih berada disekitar jajarannya. Perlu dilakukan langkah-langkah kongkrit untuk antisipasi. Agar kedepan tidak ada lagi oknum yang terlibat narkoba. Baik dengan semakin meningkatkan kedisiplinan dan pembinaan.Lakukan tes urine secara menyeluruh. Kepada yang kedapatan positif, berikan sanksi tegas. Sehingga ada efek jera bagi yang lain untuk tidak terlibat dengan narkoba. (**)
Wassalam






