Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 2 Nov 2020 21:58 WIB ·

DPD PGK Lampura Ingatkan Budi Utomo Trias : Ada Banyak Persoalan Yang Akan Dihadapi


 Caption foto :  Trias Febi Azola Pinata, ketua Bidang Eksternal Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK)Lampura Perbesar

Caption foto : Trias Febi Azola Pinata, ketua Bidang Eksternal Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK)Lampura

KOTABUMI–Dilantiknya Budi Utomo sebagai Bupati Lampung Utara (Lampura) sisa masa jabatan 2019-2020, membawa asa baru bagi masyarakat Kabupaten setempat. Budi diharapkan dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik dan mampu membawa Lampura menjadi Kabupaten yang mandiri, sejahtera dan relegius. “Masyarakat berharap pak Budi dapat menjadi ‘nakhoda’ yang mampu membawa Lampura menjadi lebih baik lagi,” ujar Trias Febi Azola Pinata, ketua Bidang Eksternal DPD Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK)Lampura, Senin (2/11)

Menurut Trias, memang tidak mudah bagi Budi untuk menjalankan roda pemerintahan. Apalagi ditengah kondisi keuangan Lampura yang belum stabil. Terlebih dalam menjalankan roda pemerintahan itu, Budi belum memiliki wakil. Dirinya hanya dibantu oleh seorang Sekretaris Kabupaten (sekkab), sebagai ‘manager’ yang mengatur jalannya pemerintahan. “Ini menjadi berat bagi pak Budi, patner kerjanya bertumpu pada seorang Sekkab, karena wakilnya memang belum ada,” tambahnya.

Disisi lain, lanjut Trias Budi juga akan dihadapkan pada persoalan ‘masa lalu’. Bagaimana dirinya dapat memimpin Lampura. Ada catatan sejarah tersendiri yang mungkin akan membelenggu dirinya. Secara psykologis, Budi akan memperoleh banyak ‘tekanan’ atau paling tidak upaya campur tangan pihak yang merasa berjasa atau berjuang. Selain itu, Budi juga akan dihadapkan oleh ‘tekanan’ Partai pengusung agar dirinya mengamini sosok wabup yang nantinya disodorkan. “Saya kira pak Budi akan mendapat banyak tekanan, selama beliau memerintah di Lampura,” tambahnya.

Menurut Trias, Budi Utomo harus mampu keluar dari segala tekanan tersebut. Kuncinya adalah berpegang teguh pada koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jika tidak Budi Utomo, tidak akan dapat bekerja secara optimal dan akan lebih banyak ‘melayani’ segala ‘tuntutan’ yang ditujukan kepadanya. “Duet Budi-Lekok, harus dapat keluar dari segala bentuk ‘tekanan’ itu. Jika tidak, maka Budi akan berjalan dibawah bayang-bayang. Ini tentu akan sangat merugikan beliau dan berdampak bagi nasib Lampura kedepan,” pungkasnya (ndo/her)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

29 April 2026 - 16:10 WIB

BPS Lampura Gelar Sosialisasi SE dan FGD

29 April 2026 - 10:17 WIB

Meski Diprediksi Tak Terdampak Langsung El Nino /// Lampura Tetap Antisipasi

28 April 2026 - 17:37 WIB

Kabag Kesra Tinjau Langsung Lokasi Pelepasan CJH

27 April 2026 - 10:56 WIB

Rapat Bersama, Dishub Matangkan Terminal Stasiun /// Kotabumi Menuju TBB

25 April 2026 - 11:58 WIB

Rapat DWP, Berbagai Usulan Disampaikan

23 April 2026 - 14:55 WIB

Trending di Headline