Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 18 Nov 2020 21:50 WIB ·

Menurunnya Loyalitas


 Menurunnya Loyalitas Perbesar

Oleh : Hery Maulana

Assalamualaikum Wr.Wb

Pejabat baik di pusat maupun daerah dituntut dapat bekerja optimal. Karenanya pemerintah memberikan sejumlah fasilitas. Mulai dari tunjangan sampai pada kendaraan dinas (randis).

Sayangnya sejumlah oknum pejabat, masih kerap abai dengan fasilitas yang diberikan pemerintah tersebut. Tidak ada rasa memiliki dan cenderung menggunakan dengan serampangan. Bahkan diantaranya, menggunakan fasilitas negara itu diluar tugas yang diembannya. Malahan kewajiban membayar pajak atas randis yang dikuasakan kepadanya, tidak dilaksanakan. Padahal anggaran untuk itu telah disediakan negara.

Prilaku ini sejatinya tidak mencerminkan sebagai sosok seorang pejabat. Dengan fasilitas lebih yang diberikan negara, mestinya memberikan contoh. Suri dan tauladan bagi abdi yang lain yang belum berkesempatan untuk menjadi seorang pejabat. Terutama bagi rakyat, yang telah membayar gaji, tunjangan dan fasilitas yang dinikmatinya.

Inilah yang membuat Bupati Lampung Utara, Budi Utomo meradang. Ratusan pejabat pemegang randis, mangkir dari apel yang telah dijadwalkan. Besar kemungkinan sang pejabat khawatir, jika ‘borok’ nya dalam mengelola randis diketahui. Mungkin randis dalam kondisi kurang baik, atau belum membayar pajak. Atau tengah dipergunakan oleh pihak lain dengan melawan hak.

Disisi lain, ada dugaan menurunya loyalitas sang pejabat pada pimpinan. Mereka tidak indah pada instruksi yang dikeluarkan. Bahkan dimungkinkan ada semacam pembangkangan didalamnya terhadap Bupati khususnya sebagai kepala daerah.

Jika anggapan ini benar adanya, maka apa yang disampaikan bupati pada Sekkab sudah tepat. Bupati meminta agar jabatannya itu ditinjau ulang. Artinya, yang bersangkutan dicopot dari jabatannya. Karena tidak loyal pada pimpinan merupakan pelanggaran berat. Satu sisi dapat berpengaruh pada jalannya roda pemerintahan. Kebijakan yang dikeluarkan bupati bisa jadi diabaikan.

Bagaimana jadinya jika kebijakan bupati itu terkait dengan rakyat. Atau berpotensi terjadinya instabilitas situasi dan kondisi daerah. Atau kebijakan strategis lain yang sangat berpengaruh pada jalannya pemerintahan.

Karenanya loyalitas pejabat pada pimpinan sangat penting. Tentunya loyalitas terkait tugas yang diembankan kepadanya. Bagi pejabat yang diragukan loyalitasnya, sudah seharusnya untuk dipertimbangkan. Dicopot dari jabatan dan digantikan dengan pejabat lain. (**)
Wassalam

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

29 April 2026 - 16:10 WIB

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Trending di Beranda