Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 22 Nov 2020 21:00 WIB ·

Preventif Narkoba


 Preventif Narkoba Perbesar

Oleh : Hery Maulana

Assalamualaikum Wr.Wb

Langkah tegas diambil oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lampung Utara (Lampura), Hi.Basirun Ali. Memberhentikan pegawainya yang terjerat narkoba dan dicokok Satresnarkoba Polres Lampura beberapa waktu lalu. Oknum pegawai penjaga perlintasan kereta api yang berstatus Tenaga Kerja Sukarela (TKS) itu, bukan hanya tidak dapat menjalankan tugas dengan baik, tetapi telah mencoreng nama lembaga Dishub Lampura.

Dapat dibayangkan, pegawai Dishub di lapangan yang sejatinya bekerja untuk keselamatan berlalulintas, terjerat narkoba. Bukan hanya berpotensi mengancam keselamatan jiwanya, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan jiwa orang lain. Sebab dalam kondisi dipengaruhi narkoba, disiplin dan ‘bekal’ ilmu sebagai petugas Dishub, tidak lagi dapat terkontrol dengan baik. Apa jadinya ketika menjaga perlintasan kereta api, petugas sedang dipengaruhi narkoba. Padahal kelalaian kecil saja, bisa mengakibatkan kecelakaan sangat fatal. Terjadi tabrakan hebat yang memakan banyak korban.

Ini yang membuat Basirun selalu mengingatkan petugas Dishub khususnya yang berada dilapangan. Untuk bekerja secara disiplin sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Jangan ada kesalahan sekecil apapun dalam menjalankan tugas dilapangan.

Kejadian dicokoknya oknum petugas Dishub, menjadi cemeti. Bukan hanya bagi Dishub Lampura, tetapi juga bagi dinas/instansi pemerintah lainnya khususnya di Lampura. Bahwa peredaran narkoba, sudah merambah kelingkungan pemerintah. Harus ada upaya preventif atau pencegahan narkoba. Diantaranya dengan melakukan tes urine secara berkala dilingkungan pegawainya. Ketikda didapat ada yang positif, diberi sanksi tegas. Dengan begitu, ada semacam efek jera untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Memang ada cost yang cukup besar untuk itu. Sementara kondisi keuangan Lampura yang masih belum stabil. Namun demikian, upaya preventif narkoba haruslah menjadi prioritas. Agar kedepan tidak ada lagi oknum-oknum pegawai yang terlibat narkoba. (**)
Wassalam

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

29 April 2026 - 16:10 WIB

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Trending di Beranda