Kembalinya PPAB Lampura Setelah 15 Tahun Menghilang Angkat Nilai Seni Ayam Beruga

187
caption : PPAB Lampura bersama komunitas persatuan ayam beruga Kabupaten Tulang Bawang Barat (TBB).

KOTABUMI — Kabar bahagia datang, bagi pencinta ayam beruga (ayam hias yang dulunya hidup liar dihutan). Setelah 15 tahun lamanya tidak terdengar, Persatuan Penggemar Ayam Beruga (PPAB) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), kembali hadir di tengah-tengah masyarakat Kabupaten setempat.

Kepada radar kotabumi, Ketua PPAB Lampura, Krian Utnani, pensiunan Polri, yang pernah bertugas di Mapolsek Sungkai Selatan, Polres Lampura, mengatakan bahwa, jika PPAB kembali hadir ditengah masyarakat, mulai Minggu (29/11). Dimana PPAB Lampura melaksanakan Silaturahmi dan Konsolidasi dalam pembentukan dan penguatan struktural ke anggotaan. Kemudian temu sapa dengan rekan-rekan satu hoby, di Dusun Umbul Jambu, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Kotabumi. Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh komunitas persatuan ayam beruga Kabupaten Tulang Bawang Barat (TBB).

Dengan kembali terbentuknya organisasi komunitas PPAB Lampura, dirinya berharap, dapat memotivasi dan mengangkat nilai seni pada ayam beruga di Kabupaten Lampura itu sendiri. Karena sebenarnya, menurut Krian Utnani, ayam beruga yang berasal dari Lampura, memiliki suara kokok, warna bulu, dan bentuk tubuh yang indah, di bandingkan ayam beruga di wilayah lainnya. Selain itu Masyarakat dapat menumbuh kembangkan kelestarian ayam beruga itu sendiri di Kabupaten Lampura.

“Ini adalah salah satu hoby yang cukup positif bagi masyarakat Lampura. Dan kini pencinta ayam beruga dapat menyalurkan hobynya untuk memelihara, mengoleksi, dan melestarikan unggas cantik tersebut” ujar Krian Utnani, dengan di dampingi oleh Maskun, selaku Ketua Pembina, wakil ketua, Tedy Tumpuan, serta Humas PPAB Lampura Lukmansyah, Minggu (29/11) sekira pukul 11.30 WIB.

Menurut Krian Utnani, di Kabupaten Lampura sendiri, komunitas ini sebenarnya telah terbentuk pada 14 Maret 2005 silam. Karena kesibukannya menjadi anggota Polri, sehingga mengakibatkan terhambatnya kepengurusan organisasi tersebut. Namun setelah dirinya pensiun dari ke anggotaan Polri, dirinya kembali menekunkan dan menghidupkan kembali organisasi PPAB Lampura.

Komunitas organisasi PPAB Lampura, telah terdaptar di Akte Notaris, dan saat ini pihaknya sedang melengkapi persyaratan pemberkasan administrasi ke Badan Kesatuan, Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lampura, agar organisasi PPAB Lampura nantinya tidak dianggap ilegal.

“Tujuan di bentuknya PPAB Lampura, agar dapat membantu Pemerintah Daerah (Pemda) dalam bidang per unggasan. Mudah-mudahan PPAB Lampura ini mendatangkan manfaat untuk masyarakat” jelasnya.

Pada ulang tahun PPAB Lampura yg ke 15 mendatang lanjutnya, rencananya akan di adakan Kontes ayam beruga. Tentunya kontes tersebut akan di laksanakan setelah mendapat persetujuan dari seluruh anggota yang tersebar di 23 Kecamatan se-Lampura. Serta persyaratan berkas, dan struktur keanggotaan telah lengkap sepenuhnya.

Perlu di ketahui juga, belum lama ini PPAB Lampura di undang Bupati Tulang Bawang Barat (TBB) untuk mengikuti kontes di Kabupaten setempat. Dalam rangka pelestarian dan kontes seni ayam beruga dengan tema ‘Beruga Ku’. Alhamdulillah dalam kontes yang di adakan tersebut, PPAB Lampura duduk sebagai juara 1.

“Jadi harapan kedepan organisasi PPAB Lampura ini dapat menjadi lebih besar lagi, dan dapat memberikan nilai positif bagi masyarakat, serta kami juga membutuhkan peran serta pemerintah daerah untuk mendukung atas berdirinya organisasi ini. Tidak hanya itu PPAB Lampura juga berharap agar pemerintah daerah dapat memberikan pembinaan terhadap organisasi PPAB Lampura” harapnya. (fer/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here