Pelaksanaan Pilwabup Lampura Dipastikan Tahun 2021

55
caption foto : Suwardi, SH.MH.CM Dekan FIS UMKO

KOTABUMI–Pengisian jabatan wakil bupati Lampung Utara (Lampura) dipastikan tidak dapat terlaksana pada tahun 2020 ini, tetapi pada tahun 2021 mendatang. Itupun diperkirakan diatas bulan Maret 2020. Sebab Pemilihan Wakil Bupati (Pilwabup) Lampura, dimaksud melalui tahapan-tahapan yang harus dipersiapkan.

Diantaranya soal ketersediaan dana dan regulasi dalam hal ini Tata Tertib (Tatib) DPRD setempat terkait Pilwabup. “Revisi Tatib oleh DPRD Lampura baru mau dilakukan, sementara anggaran Pilwabup dimasukkan dalam APBD 2021. Karenanya saya pastikan Pilwabup tidak dapat digelar tahun ini, tetapi pada tahun 2021 mendatang,” terang Suwardi, SH.,MH.,CM Dekan Faultas Hukum Universitas Muhammadiyah (UMKO) Kotabumi, Senin (30/11).

Penjelasan Suwardi ini disampaikan, menjawab keinginan sejumlah pihak agar Pilwabup Lampura segera digelar. Termasuk keinginan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, agar kursi jabatan wabup Lampura segera terisi. Instruksi itu sampaikan saat pelantikan Budi Utomo sebagai Bupati Lampura pada 3 November lalu. Sementara Budi Utomo, sendiri menindaklanjuti instruksi tersebut dengan melakukan pembicaraan dengan pimpinan DPRD Lampura dan Partai Pengusung.

Karenanya Suwardi berharap, tenggang waktu tersebut dimanfaatkan untuk menjaring kandidat yang memenuhi kreteria dan harapan masyarakat Lampura. Tidak terjebak dalam kepentingan tertentu yang membuat makna hakiki dari jabatan wabup menjadi kabur. “Saya yakin Pilwabup ini paling cepat bulan Maret 2021, karena terkait anggaran dan kesiapan lainnya. Ada baiknya waktu ini justru dimanfaatkan untuk menjaring siapa saja sosok kandidat yang kredibel dan memenuhi harapan masyarakat Lampura,” ujarnya

Sebelumnya terkait anggaran Pilwabup, DPRD Lampura telah mengalokasikan anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021. Tidak tanggung-tanggung, untuk pemilihan wakil bupati dimaksud dianggarkan sebesar Rp.5,5 miliar.

Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Lampura, M.Solahuddin menuturkan jika anggaran sebesar itu telah dimasukan dalam APBD 2021 mendatang. “Anggaran untuk pemilihan wakil bupati mendatang telah disiapkan untuk tahun depan, yang besarannya mencapai Rp.5,5 miliar. Untuk detai penggunaan anggaran itu saya tidak tahu, tetapi yang jelas anggaran itu untuk tahapan awal hingga tahapan akhir pemilihan wakil bupati,” jelas Salahuddin, belum lama ini

Terkait Tatib, DPRD Lampura tengah mempersiapkan tahapan Pemilihan Wakil Bupati (Pilwabup). Diantaranya penyusunan Tata Tertib yang disesuaikan dengan PP No.12/2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, Kabupaten, dan Kota. Khususnya yang mengatur tentang tata cara pengisian kekosongan jabatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Dimana dalam pasal 24 disebutkan Pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah sebagaimana dimaksud diselenggarakan dalam rapat paripurna dan hasilnya ditetapkan dengan Keputusan DPRD. Lalu pada pasal 25 disebutkan, Pimpinan DPRD provinsi menyampaikan usulan pengesahan pengangkatan dan pemberhentian gubernur dan wakil gubernur kepada presiden melalui menteri, pimpinan DPRD kabupaten/kota menyampaikan usulan pengesahan pengangkatan dan pemberhentian bupati dan wakil bupati atau wali kota dan wakil wali kota kepada menteri melalui gubernur sebagai wakil pemerintah pusat. “Karenanya kita akan susun Tata Tertib (Tatib) DPRD sesuai dengan ketentuan PP tersebut, UU Pemilihan Kepala Daerah dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).” jelas Tabrani Rajab, ketua Badan Legislasi DPRD Lampura

Namun demikian, harus dipahami bahwa untuk pelaksanaan Pemilihan wakil Bupati diperlukan anggaran selain tahapan-tahapan di DPRD termasuk revisi Tata Tertib. DPRD Lampura sendiri telah menganggarkan Pilwabup dimaksud sebesar Rp.5,5 M dalam APBD Tahun 2021.

Hal itu dijelaskan Kepala Bagian Keuangan DPRD Lampura, M. Solahuddin. Dijelaskan jika anggaran Pilwabup sebesar itu telah dimasukan dalam APBD 2021 mendatang. “Anggaran untuk pemilihan wakil bupati mendatang telah disiapkan untuk tahun depan, yang besarannya mencapai Rp.5,5 miliar. Untuk detai penggunaan anggaran itu saya tidak tahu, tetapi yang jelas anggaran itu untuk tahapan awal hingga tahapan akhir pemilihan wakil bupati,” jelas Salahuddin, (ndo/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here