Kunjungi Penderita Tumor Ganas, Ini Pesan Plt. Kepala Dinsos

116

ABUNG TINGGI – Dinas Sosial(Dinsos) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) merespon cepat intruksi Sekretaris Kabupaten(Sekkab) terkait keberadaan penderita tumor ganas di Desa Pulau Panggung Kecamatan Abung Tinggi.

Sekitar pukul 14.30 WIB, Selasa(19/1), Plt. Kepala Dinsos Mankodri, didampingi Kabid Rehabilitasi Sosial Heri Firdaus, Camat Masyuri, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan(TKSK) Abung Tinggi Sapron Mulyanto, menyambangi rumah Nurpi’ah(66) yang terletak di Dusun 5/RT 5, Desa Pulau Panggung tersebut. Kedatangan tim Dinsos disambut hangat oleh keluarga Nurpi’ah lainnya.

Mindus(40), anak Nurpi’ah mengatakan, jika ibunya memiliki kartu BPJS, namun untuk dilakukan tindakan operasi tumor ganas dijadwal nomor antrian hingga bulan Agustus 2021 mendatang.

”Jadi waktunya sangat lama kalau mengandalkan operasi dengan kartu BPJS. Lalu, kita tanyakan biaya untuk operasi melalui jalur umum(tidak pakai BPJS, Red), dan ternyata biayanya sangat tinggi yakni sekitar Rp 35 juta,”jelas empat dari lima bersaudara ini.

Karena tidak memiliki uang, lanjut Mindus, pihak keluarga hanya bisa pasrah dan berharap adanya uluran tangan dari para dermawan.

”Untuk sementara kami rawat di rumah, sambil menunggu jadwal operasi. Pengobatan juga kita lakukan dengan menggunakan jasa orang pintar(non medis, Red), dan Alhamdulillah saat ini kondisinya lumayan membaik,”lanjut dia.

Mendengar keluhan dari keluarga Nurpi’ah, Mankodri yang juga Asisten I Pemkab Lampura menyatakan, dirinya akan mencoba mendorong pihak terkait, khususnya Dinas Kesehatan(Dinkes) agar memperpendek pelaksanaan antrian operasi tersebut.

”Kita akan upayakan tumor ganas ibu Nupiah dapat segera ditindak atau dioperasi. Kalau perlu tanpa menunggu jadwal antrian, karena ini mendesak. Untuk operasi kita sarankan dilakukan di rumah sakit yang ada di Lampung Utara,”imbuhnya.

Sebelumnya Pemkab Lampura, mengintruksikan kepada dinas terkait untuk membantu meringankan biaya pengobatan. Nurpi’ah(66) warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Abung Tinggi, sebelumnya menanti uluran tangan para dermawan, akibat penyakit tumor yang telah lama dideritanya.

Nurpi’ah yang hidup dengan ekonomi pas-pasan, telah beberapa bulan menahan nyeri akibat penyakit tumor ganas. Dia tidak bisa mengandalkan fasilitas JKN-KIS BPJS Kesehatan karena dianggap harus menunggu antrean yang terlalu panjang.

“Saya telah instruksikan kepada Dinas Kesehatan dan Sosial supaya bisa membantu meringankan beban masyarakat yang tengah mengalami kesulitan, khususnya ditengah pendemi saat ini, ” ujar Sekdakab Lampura, Lekok, Senin(18/1).

Dia meminta kepada Dinas Kesehatan maupun Dinas Sosial, agar mengambil langkah-langkah diperlukan guna membantu pasien memperoleh perobatan maksimal. Dengan harapan, agar apa yang menjadi harapan keluarga dapat terlaksana, khususnya melaksanakan operasi untuk mengobati warga terkena penyakit tumor ganas tersebut.

Terpisah, Plt. Kadis Kesehatan Lampura, dr. Maya Manan mengaku akan menindaklanjuti arahan pimpinannya guna membantu warga mengalami kesulitan perobatan. Dengan menerjunkan tim dari pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang berada di wilayah tersebut.

“Saya sudah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas. Hari ini akan langsung ke rumah warga mempertanyakan kendalanya. Kita berupaya semaksimal mungkin membantu mengusahakan perobatannya,” kata Maya.

Selama ini, sambung Maya, pihaknya telah memberikan bantuan. Yakni berupa akomodasi ambulan melaksanakan perawatan di fasilitas kesehatan terdekat, seperti di salah satu rumah sakit yang berada di Kecamatan Bukitkemuning.

“Ada satu ambulan yang kita turunkan untuk membantu mengantar pasien bila berobat ke rumah sakit,” kata dia.

Diketahui Nurpiah (66), divonis dokter menderita penyakit tumor lympoma (ganas) yang berada dibelakang ginjal sebelah kanan. Tumor membuat penderita mengalami pembesaran di area perut dengan rasa sakit dan nyeri.(cw-saf/rid)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here