Tinggal Persetujuan Bupati, KBM Tatap Muka Segara Diterapkan

49
Foto Dok Disdikbud Lampura caption : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampura, Matsoleh, saat diminta keterangan terkait KBM Tatap muka.

KOTABUMI–Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), merencanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di seluruh sekolah ?akan dimulai pada awal Maret 2021 mendatang.

Meski begitu, KBM Tatap muka tersebut tentunya harus mendapatkan persetujuan dari Bupati Lampura, H. Budi Utomo SE.MM.

“Rencananya, mulai awal Maret mendatang, seluruh sekolah mulai dari TK/PAUD hingga SMP akan kembali melakukan PTM seperti biasanya,” kata Kadisdik Lampura Mat Soleh, Selasa (23/2) kepada awak media.

Sementara, kebijakan yang diambil tersebut, tentunya didasarkan sejumlah pertimbangan?, di antaranya penurunan jumlah kasus positif Covid-19 dan keinginan para wali murid berada di Kabupaten Berjuluk Bumi Ragam Tunas Lampung ini.

“Setelah persetujuan didapat, kita (Disdikbud Lampura, Red) akan segera memberitahukan rencana itu pada seluruh kepala sekolah,” kata mantan Kepala Sekolah SMAN 1 Kotabumi tersebut.

“Kami juga sudah berkoordinasi? dengan pihak Dinas Pendidikan Provinsi, agar SMA juga dapat melakukan PTM berbarengan dengan, Kabupaten Lampura,” jelasnya.

Matsoleh kembali mengatakan, Kepala Satuan Pendidikan atau kepala sekolah dapat kembali menutup sementara proses PTM jika memang dalam perjalanannya kembali ditemukan kasus positif di sekitar sekolah.

Kebijakan itu sepenuhnya berada di tangan kepala sekolah sesuai dengan Surat Keputusan Bersama Empat Menteri.

“Jika memang dirasa perlu ditutup kembali, kepala sekolah memiliki kewenangan penuh untuk itu,” terang dia.

Diketahui, rencana PTM Kabupaten Lampura, ini merupakan kabar yang paling dinanti oleh segenap wali murid termasuk siswa karena cukup bosan dengan sistem daring yang diterapkan selama ini.

“Kami harap semuanya bisa terwujud di bulan depan. Anak-anak kami bisa belajar dengan normal dan covid-19 dapat berakhir,” ujar Wirawan (52) salah seorang wali murid di Kelurahan Kotabumi Tengah (ozy/rnn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here