KOTABUMI — Diduga karena memiliki gangguan mental (Depresi,red) seorang pria paruh baya, yang merupakan warga Desa Tulung Singkip, RT IV / RW I, Kecamatan Blambangan Pagar, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), menceburkan diri kedalam sumur dibelakang rumahnya, sekitar pukul 7.30 WIB, Rabu(3/3). Warga dibantu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara (Lampura), berusaha mengevakuasi korban. Sayang korban sudah tidak bernyawa dan diduga tewas di dasar sumur sedalam sekitar 11 meter itu.
Kasat Reskrim Polres Lampura AKP Gigih Andri Putranto, mengatakan, identitas pria paruh baya yang di temukan tewas di dalam sumur tersebut adalah, Sukiman (68), warga Desa Tulung Singkip, RT IV / RW I, Kecamatan Blambangan Pagar, Kabupaten Lampura.
“Berdasarkan pengakuan warga dan sejumlah saksi, korban memiliki gangguan mental” ujarnya.

Untuk kronologis kejadiannya, lanjut Gigih, menantu korban, atas nama Yuliana (Saksi,red), keluar dari dapur rumahnya, karena mendengar suara benda yang jatuh kedalam sumur. Ketika saksi sampai di areal sumur tersebut, saksi hanya melihat sandal milik korban di bibir sumur.
Dari peristiwa tersebut, saksi baru tersadar bahwa mertuanya itu tidak terlihat di rumah dan sekitaran rumahnya. Saksi menjadi maklum jika mertuanya tersebut telah tercebur atau menceburkan diri dalam sumur. Karenanya saksi langsung berteriak histeris. “Bapak masuk sumur!” yang mengundang warga sekitar datang kelokasi. Selanjutnya saksi minta pertolongan kepada warga setempat, untuk mengangkat korban dari dasar sumur sedalam sekitar 11 meter itu.
“Berdasarkan pengakuan warga dan keluarga, korban mengalami gangguan mental dengan tingkah sering keluar rumah dengan tidak memakai baju (Telanjang,red). Korban juga sudah berberapa kali melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum obat pastak dan pernah mencoba menabrakan diri ke Kreta Api. Dari hasil
identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban” jelas Gigih.
Sementara itu kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampura, Nozi Efialis, juga membenarkan adanya evakuasi terhadap jenazah korban yang masuk di dalam sumur milik korban, oleh Tim Reaksi Cepat (TRC).
“Ia benar, pagi tadi TRC BPBD Lampura, dengan di bantu Polisi dan warga setempat telah mengevakuasi jenazah korban dari dalam sumur. Sumur tersebut memiliki kedalaman sedalam 11 Meter” terangnya.
Senada juga yang di katakan oleh Camat Blambangan Pagar, Usman. Usman mengatakan, jenazah korban kini telah di kebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Desa Tulung Singkip, pada pukul 15.00 WIB, oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat.
“Ia benar, pagi tadi ada warga saya yang meninggal, akibat terjatuh kedalam sumur. Alhamdulillah kini, jenazah korban telah di kebumikan di TPU Desa setempat” paparnya. (fer/her)

Pria Paruh Baya Tewas Dalam Sumur 




