Oleh : Hery Maulana
Assalamualaikum Wr.Wb
Provinsi Lampung lahir pada tanggal 18 Maret 1964 dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 3/1964 yang kemudian menjadi Undang-undang Nomor 14 tahun 1964. Sebelum itu Provinsi Lampung merupakan keresidenan yang tergabung dengan Provinsi Sumatra Selatan. Ketika itu Provinsi Lampung baru terbagi dalam Kabupaten Lampung Utara, Lampung Tengah, Lampung Selatan dan Kota Praja Tanjungkarang. Dalam perjalanannya, provinsi Lampung berkembang menjadi 13 Kabupaten dan 2 Kota, yakni Kota Bandar Lampung dan Kota Metro.
Pada usianya yang ke-57, banyak sudah kemajuan yang dicapai. Ini bukan semata kontribusi pemerintah provinsi Lampung semata. Tetapi juga kerja keras Pemerintah Daerah, termasuk Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Bagaimana strategi pembangunan pemerintah provinsi dapat bersinergi dengan strategi pembangunan pemerintah daerah, juga kunci keberhasilan kemajuan provinsi Lampung.
Itulah sebabnya dalam pidatonya, Gubernur Lampung mengajak agar momentum HUT ke-57 provinsi Lampung dijadikan semangat untuk terus berjuang dan berkarya, mengukir sejarah membangun masyarakat Lampung yang semakin berdaya saing, dan menanamkan semangat dalam menjalani rutinitas pekerjaan setiap hari.
Peringatan hari jadi Provinsi Lampung ini juga merupakan wahana refleksi atas kinerja pembangunan dan pemerintahan secara obyektif. Kemudian segenap keberhasilan yang telah dicapai akan terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Senada disampaikan Bupati Lampura Budi Utomo. Bupati berharap HUT ke-57 provinsi Lampung dijadikan sebagai momentum untuk membangun daerah secara bersama-sama dan membangkitkan perekonomian untuk kesejahteraan masyarakat, dari keterpurukan akibat pandemi Covdi-19.
Demikian agung dan luhur ungkapan dua kepala Daerah tersebut. Kepala daerah mengajak peran serta semua pihak untuk membangun. Termasuk didalamnya ada partisipasi publik, dan semangat kerja para birokrat. Semoga ini bukan sekedar basa-basi belaka. Karena realitanya kebijakan strategis membangun daerah berada ditangan kepala daerah. (**)
Wassalam






