Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 18 Apr 2021 21:42 WIB ·

Pilwabup, Belum Pasti


 Pilwabup, Belum Pasti Perbesar

Oleh : Heri Maulana

Assalamualaikum wr wb

Kursi wakil bupati Lampung Utara, agaknya masih akan lama baru terisi. Sebab hingga kini belum ada komunikasi yang dibangun antara koalisi partai pengusung (Nasdem, PKS, Gerindra dan PAN). Sementara, internal masing-masing Parpol justru sibuk menetapkan sosok yang bakal diusulkan. Setidaknya sudah tiga nama dari internal paorpol yang resmi disebut sebagai calon dari partainya. Yakni Imam Syuhada (Nasdem), Pattimura (Gerindra) dan Agung Utomo (PKS). Hanya PAN yang hingga kini belum kedengaran suaranya.

Posisi ini sejatinya semakin mempersulit keadaan. Karena ‘aturan mainnya’, koalisi parpol mengusulkan dua nama untuk dipilih oleh DPRD. Artinya harus ada parpol yang merelakan calonnya tidak terpilih untuk diusulkan. Perlu pembicaraan yang intens agar sampai pada kesepakatan itu. Siapa yang mundur atau dimundurkan, dan siapa yang akan diusulkan.

Celakanya, jangankan pembicaraan secara intens, komunikasi lintas parpol saja belum dilakukan. Sejauh ini parpol pengusung hanya sibuk mempersiapkan sosok calon. Tanpa berusaha untuk membangun komunikasi dan mengurai persoalan yang bakal dihadapi.

Padahal itu baru permulaan masalah. Karena so pasti Budi Utomo bupati Lampura, juga wajib didengar keinginannya. Parpol koalisi tidak dapat ‘gujuk-gujuk’ menyampaikan calon, tanpa restu dari Budi. Sebab, Budi harus sreg dengan sosok yang bakal mendampinginya. Dengan kata lain, justru yang harus didengar saat ini adalah siapa sosok yang diinginkan Budi. Tanpa mendengarkan suara hati Budi, maka siapapun nama yang disodorkan pasti akan mendapat ‘penolakan’. Dengan berbagai dalih dan cara.

Disisi lain, DPRD Lampura yang bakal melangsungkan hajat Pilwabup, juga belum merampungkan menggodok perubahan Tata Tertib (Tatib). Karena pada Tatib yang berlaku saat ini, belum termaktub tatacara Pilwabup. Karenanya harus dilakukan perubahan Tatib dimaksud.

Dengan situasi demikian, maka hampir dapat dipastikan kursi wabup masih akan lama terisi. Bisa jadi tidak akan pernah terisi sampai dengan masa jabatan Bupati Lampura berakhir. Karena hingga kini Belum ada kepastian Pilwabup akan digelar (**)

Wassalam

 

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

29 April 2026 - 16:10 WIB

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Trending di Beranda