Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 22 Sep 2021 20:55 WIB ·

Bola Panas


 Bola Panas Perbesar

Assalamualaikum Wr.Wb

Oleh : Hery Maulana

Kursi wakil bupati Kabupaten Lampung Utara, bakal terisi. Setidaknya mulai tergambar dari disahkannya Peraturan Tatatertib (Tatib) Pemilihan Wakil Bupati (Pilwabup), oleh DPRD setempat pada Rabu (22/9). Sebab Peraturan Tatib Pilwabup merupakan landasan bagi terselenggaranya Pilwabup. Tanpa itu, mustahil Pilwabup dapat digelar.

Kini ‘bola panas’ bergulir pada koalisi Patai Politik (Parpol) pengusung (Nasdem, Gerindra, PKS dan PAN). Akankah mereka mampu bersepakat, mengkerucut pada dua nama calon yang akan dipilih. Mampu bersikap legowo, meski dua nama yang bakal diusulkan itu bukan berasal dari kader partainya. Atau sosok yang telah lama digadang-gadang oleh pengurus, kader atau simpatisan partai.

Memang bukan hal yang mudah. Terlebih jika berkutat atas kepentingan partai dan politik praktis semata. Tetapi jika mengedepankan kepentingan msyarakat, segala bentuk ego sektoral dapat diberangus. Jika menginginkan Kabupaten Lampura menjadi jauh lebih baik, keberadaan wakil bupati merupakan kunci. Karena Budi Utomo butuh pendamping yang kuat, dalam membantunya menjalankan pemerintahan. Bukan berarti Budi tidak mampu menjalankan roda pemerintahan tanpa wakil. Tetapi akan jauh lebih baik ada partner yang dapat mengisi celah yang kosong. Membantu menyelesaikan persoalan yang belum sempat terselesaikan. Membantunya untuk bersikap tegas, ketika ada ewuh pakewuh yang membuatnya menjadi tidak dapa tegas.

Namun demikian, Budi Utomo sebagai pemegang komando harus sejalan dengan parpol. Budi harus tampil didepan untuk meyakinkan parpol pengusung bahwa dirinya berminat dengan sosok tertentu. Paling tidak memberikan kisi-kisi sebagai pedoman parpol. Sehingga nama yang diusulkan sejalan dengan keinginannya. Akan lebih baik lagi, ketika Budi langsung masuk pada perkancahan parpol. Sehingga tidak akan terjadi gontok-gontokan dan upaya memaksakan kehendak dari parpol tertentu. Karena parpol pasti menyadari bahwa sesungguhnya yang akan ‘memakai’ wakil bupati adalah Budi.

Dengan demikian, tidak perlu waktu lama untuk sampai kepada siapa yang akan diusulkan. Berarti pula tidak lama lagi kursi wakil bupati Lampura terisi. Semoga (**)

Wassalam

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

29 April 2026 - 16:10 WIB

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Trending di Beranda