Assalamualaikum Wr.Wb
Oleh : Hery Maulana
Kursi wakil bupati (Wabup) menjadi kurang menarik untuk diperebutkan. Utamanya bagi politisi yang duduk diparlemen. Baik di DPRD Provinsi maupun di Kabupaten yang bakal menggelar hajat Pemilihan wakil bupati (Pilwabup) seperti Lampung Utara. Menyusul isu bakal diperpanjangnya masa jabatan presiden hingga 2027. Dalam isu yang terus bergulir itu, perpanjangan masa jabatan presiden akan dibarengi pula dengan masa jabatan anggota Parlemen. Mulai dari pusat sampai ke Daerah. Meski kemudian Juru bicara presiden, Fadjroel Rachman, memastikan Jokowi tidak berniat memperpanjang masa jabatan. Sebagaimana dilansir detik.com
Jika kemudian isu tersebut menjadi kenyataan, maka anggota parlemen ‘ketiban pulung’. Masa jabatannya bertambah tiga tahun secara gratis. Hal yang berbeda bagi kepala daerah, masa jabatannya berakhir setelah lima tahun menjabat, tanpa ada perubahan. Berarti sisa jabatan wabup Lampung Utara, hanya sampai dengan 2024.
Dalam posisi tersebut, para calon kandidat yang berasal dari parlemen akan berpikir ulang. Kalkulasi dilakukan, mana yang lebih menguntungkan. Sebab ketika ditetapkan sebagai cawabup, maka harus mengundurkan diri dari kedudukannya sebagai anggota parlemen. Selain soal masa kerja kedudukan sebagai cawabup dinilai kurang strategis. Sementara untuk sampai pada proses terpilih saja, ada banyak cost politik yang dikeluarkan. Sementara tidak ikut ‘cawe-cawe’ urusan cawabup, dapat terus duduk ‘nyaman’ dikursi wakil rakyat sampai 2027.
Sedangkan kandidat kuat cawabup yang namanya ramai diperbincangkan, seluruhnya merupakan anggota parlemen. Seperti Rahmat Pattimura dari Partai Gerindra merupakan anggota DPRD provinsi Lampung. Begitu juga dengan Imam Syuhada dari Partai Nasdem. Sedangkan Agung Utomo (PKS) merupakan anggota DPRD Lampung Utara. Ketiga nama ini mendominasi sejumlah pemberitaan dimedia massa sebagai kandidat cawabup Lampura.
Akankah mereka masih tertarik dengan posisi cawabup Lampura jika kemudian isu perpanjangan jabatan presiden menjadi kenyataan ?. Masih sangat mungkin, ketika kalkulasi yang dilakukan untuk sebesarnya kepentingan daerah. Pengabdian tulus membangun Kabupaten tertua diprovinsi Lampung. Menjadi cacatan sejarah, yang takkan tergerus oleh waktu sampai kapanpun. (**)
Wassalam






