Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 7 Nov 2021 20:44 WIB ·

Tetap Disiplin Prokes


 Tetap Disiplin Prokes Perbesar

Assalamualaikum Wr.Wb

Oleh : Hery Maulana

Sejumlah ahli kesehatan di tanah air, memprediksi akan terjadinya lonjakan kasus covid-19 di Indonesia. Mereka mengistilahkan lonjakan covid-19 gelombang III. Seperti Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra. Ia memprediksi, Indonesia berpotensi mengalami ledakan kasus covid-19 yang dapat terjadi secara tiba-tiba di waktu-waktu yang akan datang. Ini diantaranya disebabkan mobilitas warga yang saat ini sudah hampir kembali seperti keadaan pra pandemi, berpotensi besar menjadi akar penularan yang masif di lingkungan masyarakat. Apalagi pemerintah sudah tidak merepresentasikan lagi kampanye jaga jarak aman.

Sementara Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut pemerintah terus memantau secara rutin perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia.
Dilansir dari laman jpnn.com, Wiku menyebutkan ada sembilan provinsi yang mengalami kecenderungan peningkatan rata-rata jumlah kasus Covid-19 mengacu data per 31 Oktober 2021. Angka peningkatan itu diperoleh dari perbandingan jumlah kasus pekan terakhir dengan tujuh hari sebelumnya. Wiku menyebut sembilan provinsi yang mengalami tren kenaikan kasus yaitu Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Bali, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua. Menurut dia, angka kenaikan kasus di sembilan provinsi itu memang bisa dikatakan terkendali karena jumlahnya masih rendah.

Dari penjelasan Wiku tersebut menunjukkan, provinsi Lampung masuk dalam sembilan provinsi yang mengalami tren kenaikan kasus. Itu artinya, provinsi Lampung berpotensi mengalami lonjakan covid-19 gelombang III sebagaimana yang diprediksi sejumlah ahli kesehatan. Apalagi ketika warga mengendurkan Protokoler Kesehatan (Prokes) terlebih mengabaikannya dalam aktivitas sehari-hari.

Sedangkan Wiku juga menjelaskan jika Provinsi Lampung memiliki persentase kesembuhan terendah dibandingkan provinsi lainnya, yakni 90,63 persen. Dengan persentase kesembuhan terendah, jelas covid-19 menjadi ancaman sangat serius bagi warga Lampung termasuk Lampung Utara.

Pemerintah setempat telah melakukan upaya antisipasi. Diantaranya dengan mempercepat vaksinasi dan terus menggiatkan operasi yustisi. Satgasus covid-19 juga terus bergerak memantau aktivitas warga yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Namun upaya itu akan sia-sia, jika masyarakatnya tidak berdisiplin untuk tetap menerapkan prokes. Membatasi mobilitas dan kerumunan, kegiatan libur panjang tanpa disiplin prokes, dan tidak terpenuhinya target vaksinasi 50-70 persen sampai akhir Desember 2021. (**)

Wassalam

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

29 April 2026 - 16:10 WIB

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Trending di Beranda