Oleh : Hery Maulana
Assalamualaikum Wr.Wb
Kasus positif Covid-19 di Lampung Utara (Lampura), terus bertambah. Tercatat sudah 49 kasus positif Covid-19. Itu berdasarkan data yang masuk pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampura, hingga pukul 20.00 WIB pada Rabu (9/9). Sementara hasil swab tes dari tracing pasien positif covid-19, belum seluruhnya rampung. Artinya, potensi penambahan kasus positif covid-19 di Lampura masih sangat tinggi. Terlebih akan ada banyak penambahan test swab dari tracing-tracing lanjutan. Ketika didapat ada yang kontak langsung, maka segera dilakukan tes Swab.
Dalam situasi ini Pemkab Lampura, mesti melakukan perluasan kinerja Gugus Tugas. Dengan menambah jumlah personil dan ketersediaan alat. Termasuk fasilitas ruang isolasi. Karena sangat dimungkinkan, ruang yang tersedia tidak lagi mencukupi. Pemkab juga harus menambahkan anggaran penanganan Covid-19. Jangan sampai, penanggulangan Covid tidak dapat berjalan maksimal, lantaran anggaran yang tidak tersedia.
Masyarakat setempat juga harus memahami situasi sulit ini. Dengan tidak menggelar acara yang mengumpulkan massa dalam jumlah besar. Sebab dikhawatirkan, akan bermunculan kluster-kluster baru. Apalagi tidak seluruh kasus positif Covid-19 mempunyai gejala. Kebanyakan mereka terlihat sehat, meski sudah terpapar. Mereka ini sangat berpotensi menularkan virus tersebut tanpa disadarinya. Warga juga harus mentaati protokol kesehatan dalam kesehariannya. Ini sangat penting, cobalah untuk memproteksi diri sendiri dan keluarga dari virus ini. Jangan abai dengan situasi ini. Karena faktanya disekitar kita Covid-19 itu ada dan sewaktu dapat dapat menular pada siapa saja.
Kepada Kelurahan dan Desa, haruslah ambil bagian. Dengan terus melakukan pendataan terhadap warga pendatang. Kemudian dimintakan untuk melakukan isolasi mandiri. Dengan begitu tingkat penyebaran semakin kecil. Kewajiban memberikan masker pada warga juga harus dilakukan. Sehingga tidak ada lagi warga yang tidak menggunakan masker lantaran tidak dapat membeli atau memiliki. (**)
Wassalam






