Oleh : Hery Maulana
Assalamualaikum Wr.Wb
Dilantiknya Budi Utomo sebagai Bupati Lampung Utara sisa masa jabatan 2019-2020, menjadi harapan baru masyarakat setempat. Dengan statusnya sebagai bupati definitif, Budi diharapkan mampu membawa Kabupaten Lampura menjadi lebih maju dan sejahtera. Sebab dengan statusnya tersebut, Budi memiliki kewenangan penuh untuk menjalankan roda pemerintahan. Hal yang berbeda ketika dirinya hanya sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati. Dimana kewenangannya sangat terbatas, utamanya menyangkut kebijakan-kebijakan strategis.
Budi maklum dengan harapan masyarakat tersebut. Karenanya Budi langsung melakukan konsolidasi bersama jajarannya. Langkah strategis mana yang harus didahulan atau sebagai prioritas. Tentu itupun harus disesuaikan dengan program atau Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). kemudian diselaraskan dengan RPJMD Provinsi dan Nasional. Dengan demikian, pembangunan yang dilakukan akan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Budi sadar betul, dengan kondisi keuangan Kabupaten Lampura saat ini yang dirasa kurang stabil. Beban keuangan yang berat yang masih ditambah lagi dengan terserapnya anggaran untuk penanggulangan Covid-19. Sementara pada tahun 2021 mendatang, Lampura bakal tidak memperoleh kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk sejumlah sektor. Seperti bidang Pertanian dan infrastruktur jalan.
Diperkirakan APBD 2021 bakal mengalami banyak penurunan dari sisi penerimaan. Ini akan sangat berdampak pada pembangunan di kabupaten Lampura.
Sementara itu, Budi juga harus menghadapi persoalan krusial menyangkut siapa yang akan mendampingin sebagai wakil bupati (wabup). Terlebih Gubernur Lampung, telah mewarning Budi untuk segera mempersiapkan siapa yang akan mendampinginya.
Tentu ini akan menyedot perhatian dan konsentrasi Budi. Apalagi Budi tidak mungkin dapat menghindar dari ‘tekanan’ berbagai pihak. Partai pengusung, simpatisan maupun dari kelompok ‘masa lalu’. Perlu kepiawaian dan kehati-hatian Budi untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Bagaimana Budi dapat pendamping yang handal, dengan tidak membuat gaduh. Apalagi membuat kisruh dan perpecahan dan konflik. karena jelas akan mengganggu perjalanannya untuk menakhodai Kabupaten Lampura. Sungguh 2021 akan menjadi Tahun terberat dalam perjalanan kepemimpinan seorang Budi Utomo.(**)
Wassalam






