Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 17 Des 2020 21:28 WIB ·

BKKBN Evaluasi Percepatan Kampung KB Banjar Wangi


 caption foto : Balkis Kasi penyuluhan BKKBN Lampura ketika memberikan pengarahan terkait Kampung KB di Desa Banjar Wangi, Kamis (17/12) Perbesar

caption foto : Balkis Kasi penyuluhan BKKBN Lampura ketika memberikan pengarahan terkait Kampung KB di Desa Banjar Wangi, Kamis (17/12)

KOTABUMI–Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Lampung Utara (Lampura) lakukan evaluasi, sekaligus membahas langkah strategis yang harus dilakukan dalam percepatan pembangunan Kampung KB, baik secara sosial maupun infrastruktur, di desa Banjar Wangi, Kecamatan Kotabumi Utara, Kamis (17/12)

Balkis Kasi penyuluhan BKKBN Lampura, yang hadir ditempat itu mengatakan, peran serta masyarakat sangat penting, dalam menjalankan program KB. Sebab Pemerintah menggerakkan program Kampung KB bertujuan untuk meningkat kesejahraaan masyarakat agar tahap kehidupan bisa menjadi lebih baik.

Balkis berharap masyarakat agar bisa mengikuti program KB demi mensukseskan program pemerintah sebagai upaya meningkatkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera. Sebab Kampung KB menjadi salah satu inovasi strategis guna mewujudkan keluarga berkualitas melalui berbagai program yang dilaksanakannya di tingkat desa. “Kami berharap, melalui pertemuan ini Kelompok Kerja Kampung KB dapat mengevaluasi program kerjanya, saling bahu membahu, bekerjasama dan memberikan dukungan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui Kampung KB,”ujarnya.

Ditempat yang sama Sekertaris Camat (Sekcam) Kotabumi Utara, Benta Najir Ishar, menyampaikan bahwa program kependudukan terutama pengendalian jumlah penduduk merupakan hal yang sangat penting ditinjau dari berbagai sudut pandang. “Dari segi kesejahteraan rakyat misalnya, pertumbuhan ekonomi yang dicapai sulit memberi dampak positif apabila pertumbuhan penduduk tidak terkendali,” katanya.

Lalu, dari aspek sosial, kesehatan dan pendidikan, jumlah penduduk juga akan berpengaruh pada wilayah pemukiman, lapangan kerja, pemenuhan gizi, hingga keamanan dan juga berbagai permasalahan lain.

Selain itu, kuantitas dan kualitas penduduk juga harus menjadi perhatian semua pihak, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat sendiri, agar tidak terjadi ledakan pertumbuhan penduduk di masa akan datang.

Ia mengingatkan, jumlah penduduk yang besar dan berkualitas akan menjadi modal pembangunan, namun apabila jumlahnya besar tapi kualitasnya kurang, malah bisa menjadi beban pembangunan.

Sementara itu, Kades Banjar Wangi, Mudazir, Mudazir menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang telah membantu hingga berjalannya program Kampung KB di desa ini. “Semoga dengan adanya pertemuan ini bisa lebih meningkatkan wawasan kita dalam menjalan program kampung KB untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat,”pungkasnya. (fer/her)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline