Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 5 Jan 2021 20:48 WIB ·

PR Disdikbud


 PR Disdikbud Perbesar

Oleh : Hery Maulana

Assalamualaikum wr wb

Tugas berat menanti Mat Soleh, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Utara (Lampura) yang baru. Bagaimana dirinya dapat memajukan dunia pendidikan khususnya di Lampura. Dengan segala keterbatasan yang ada. Baik menyangkut ketersediaan anggaran, maupun menyangkut Sumber Daya Manusia (SDM).

Terlebih dalam suasana pandemi Covid-19. Dimana seluruh program yang akan dilaksanakan, harus sejalan dengan kebijakan terkait pandemi. Selain penerapan protokoler kesehatan (Prokes). Termasuk dalam hal pelaksanaan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tatap Muka.

Disisi lain, kehadiran Mat Soleh setelah pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 disahkan. Dengan kata lain, Mat Soleh tidak dapat melaksanakan program yang ada dibenaknya. Melainkan hanya melaksanakan apa yang sudah diprogramkan oleh pejabat sebelumnya, yang telah tercantum dalam APBD 2021.

Artinya, Mat Soleh sementara belum dapat menerapkan apa yang menjadi angan dan program kerjanya. Tetapi hanya menjalankan program yang sudah ada. Tinggal saja, bagaimana dirinya menerapkan program dimaksud sehingga dapat optimal dilakukan.

Belum lagi terkait sekolah-sekolah penerima bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK). Mat Soleh akan dihadapkan pada realita, sejumlah sekolah yang sebelumnya telah diputuskan sebagai penerima bantuan DAK dimaksud. Sebab diantara sekolah penerima, mungkin saja terdapat sekolah yang sejatinya belum layak. Masih ada sekolah lain yang layak untuk menerimanya. Seperti kondisi sekolah yang sudah memprihatinkan dan tempo lamanya waktu sekolah pengusul itu menerima bantuan serupa. Namun lantaran ada ‘main mata’ dengan oknum tertentu, sekolah yang terbilang belum layak itu menerima bantuan DAK.

Ini jelas menjadi PR tersendiri bagi Mat Soleh. Bagaimana mengembalikan marwah Disdikbud dari pengaruh-pengaruh negatif. Adanya ‘permainan’ dalam penentuan sekolah penerima bantuan DAK. Sehingga kedepannya, hanya sekolah yang benar-benar layak itu yang menjadi prioritas. Dengan begitu apa yang menjadi program Pemerintah menjadi tepat sasaran. (**)

Wassalam

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

29 April 2026 - 16:10 WIB

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Trending di Beranda