Oleh : Hery Maulana
Assalamualaikum wr wb
Perhelatan puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang ke-75, secara nasional terbilang sukses. Termasuk di Kabupaten Lampung Utara (Lampura). GOR Sukung Kotabumi, menjadi saksi bisu bagaimana bermaknanya acar puncak tersebut. Meskipun digelar secara virtual di daerah masing-masing. Tidak seperti peringatan sebelumnya, yang dipusatkan disuatu daerah.
Pandemi Covid-19, menjadi penyebabnya. Peringatan HPN awalnya akan dilaksanakan di Kendari, Sulawesi Tenggara. Namun, karena pandemi Covid-19 belum juga reda, pusat perhelatan HPN 2021 diputuskan dialihkan ke Jakarta, baik secara luring maupun daring.
Keputusan mengalihkan tempat pelaksanaan HPN 2021 ke DKI Jakarta itu juga diikuti dengan pemilihan tema sebagai semangat perlawanan terhadap masifnya serangan virus korona. Tema besar HPN 2021 kemudian ditetapkan menjadi “Bangkit dari Pandemi, Jakarta Gerbang Pemulihan Ekonomi, Pers sebagai Akselerator Perubahan”.
Peringatan HPN setiap tahun dapat menjadi penyemangat sekaligus menantang para insan pers untuk selalu mempertanyakan peran pers pada zamannya, termasuk pada saat pandemi Covid-19 saat ini.
Hal itu juga yang disampaikan Bupati Lampura Budi Utomo. Diharapkan insan pers dapat lebih meningkatkan peranannya dalam pemulihan ekonomi akibat terdampak pandemi Covid-19. Peranan itu dapat diwujudkan dalam bentuk penyajian informasi positif sehingga menciptakan iklim yang kondusif.
Peranan insan pers itu dapat diwujudkan dengan menyajikan informasi positif sesuai tugas pokok dan fungsinya. Hindari berita – berita yang mengarah pada hoax dan menyesatkan. Dengan begitu, gairah masyarakat akan dapat lebih menggelora untuk segera ke luar dari keterpurukan saat ini.
Sebuah ungkapan sederhana, tetapi memiliki makna mendalam. Menempatkan insan pers sebagai sosok yang perannya sangat dibutuhkan. Bagaimana ditengah pandemi ini dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya protokoler kesehatan dalam kesehariannya. Tanpa harus mengurangi kadar kritis atas setiap kebijakan pemerintah. Disamping penyajian berita yang aktual dan terpercaya, tidak Hoax apalagi menyesatkan.
Tentu ini tantangan bagi seluruh insan pers utamanya di Lampura. Bagaimana melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan koridor yang ada. Jadilah pers yang bertanggungjawab. Semoga semua dapat bangkit bersama untuk memulihkan ekonomi yang lesu akibat pandemi yang belum juga berakhir. Selamat HPN dan HUT PWI yang ke-75. (**)
Wassalam






