Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 8 Mar 2021 21:04 WIB ·

Jangan Lengah


 Jangan Lengah Perbesar

Oleh : Hery Maulana

Assalamualaikum Wr.Wb

Kegelisahan para orang tua atau wali murid, bahwa proses transfer ilmu atau pengetahuan yang didapat melalui Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) jarak jauh atau jaringan (daring), tidak seoptimal jika dilakukan secara langsung (KBM Tatap Muka), sangat wajar. Sebab proses transfer ilmu pengetahuan seperti itu baru dilakukan semenjak pandemi Covid-19 berlangsung. Masih banyak orang tua atau wali murid bahkan siswanya sendiri yang awam dengan sistem belajar jarak jauh itu.

Karena terbilang baru, efektivitas pembelajaran sistem ini juga diragukan. Bagaimana murid dapat menyerap ilmu yang didapat secara maksimal. Karena pengawasan yang dilakukan guru juga sangat minim. Bahkan dapat dibilang hampir tidak ada. Hanya pada jam-jam tertentu saja, saat pembelajaran dilakukan secara daring, terjalin komunikasi antara siswa dengan guru lewat aplikasi. Bagaimana sejatinya kondisi murid saat itu, guru mustahil mengetahuinya. Malahan ada yang mengeluhkan KBM jarak jauh, bukan menambah ilmu pengetahun sang anak. Tetapi justru membuat anak–anak mereka semakin betah untuk bermain game.

Padahal selama ini, para siswa memperoleh ilmu langsung dari para guru di sekolah. Guru dapat mentransfer tidak hanya ilmu pengetahuan, juga memberikan pencerahan mental dan disiplin bagi para muridnya. Sikap dan prilaku juga dalam pengawasan ketat dan dapat dilakukan teguran, bagi siswa yang dirasakan telah melampaui etika dan moralitas. Inilah yang tidak diperoleh siswa pada sistem pembelajaran jarak jauh.

Karenanya, para murid berharap KBM Tatap muka kembali dapat dimulai. Dengan begitu pembelajaran sebagaimana yang diterapkan sebelumnya dapat kembali dilakukan. Orang tua tidak ingin, anaknya hanya ‘mulus’ menyerap ilmu pengetahuan, tanpa didukung dengan penyerapan moral dan akhlak serta karakter anak didik sebagai bekalnya kelak dikemudian hari.

Oleh karenanya penerapan KBM Tatap muka yang diberlakukan kembali oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Utara disambut sukacita. Karena KBM Tatap muka diyakini jauh lebih baik dalam pembentukan karakter siswa yang unggul. Siswa yang tidak hanya mumpuni dalam ilmu pengetahun semata, tetapi yang berakhlakul karimah. Siswa yang segala perbuatan atau prilakunya baik dan terpuji.

Namun demikian, karena pandemi covid-19 belum berakhir, hendaknya KBM Tatap muka senantiasa menerapkan Protokol Kesehatan(Prokes). Seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Ini penting dilakukan, jangan sampai KBM Tatap muka justru membuat cluster baru Covid-19. Jangan Sampai Lengah!(**)

Wassalam

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

29 April 2026 - 16:10 WIB

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Trending di Beranda