KOTABUMI — Berdasarkan Proposal dari Lembaga penyelenggara, 232 Desa di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) diketahui, bakal melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) di Hotel Horizon Bandar Lampung, dengan dana Rp.3 juta/Desa, yang akan di laksanakan pada 9-10 April 2021.
Mengenai hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lampura, mengatakan bahwa, kegiatan Bimtek tersebut sifatnya antara wajib dan tidak wajib. Semuanya tergantung pada kebutuhan Desa itu sendiri.
“Semuanya akan dikembalikan ke Desa itu sendiri. Jika Desa menganggap kegiatan itu penting, mengapa tidak. Pada intinya DPMD Lampura tidak memerintahkan kegiatan Bimtek itu adalah suatu kewajiban” jelas Wahab, saat ditemui di Kejaksaan Negeri (Kejari), Lampura, Rabu (7/4).

Saat ditanya mengenai dasar hukum, dan regulasinya dalam pelaksanaan Bimtek tersebut, Wahab mengatakan, tidak ada secara terperinci, kegiatan ini murni adalah keinginan Desa.
“Kalau dari Permendes itu ada aturannya. Yaitu tentang peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), tetapi secara spesifiknya tidak ada. Sesuai dengan kebutuhan desa. Terus terang kegiatan ini muncul dari Desa-Desa” katanya.
Mengenai lembaga penyelenggara, dirinya menyebutkan, sistem pengajuan proposalnya, yaitu ditujukan ke Bupati Lampura. Untuk kegiatan kali ini, Tim Pelaksananya berasal dari Medan, “Sesuai proposal itu namanya yaitu lembaga Ruang Mutu” ucapnya.
Untuk anggarannya dalam kegian Bimtek tersebut, lanjutnya lagi, sesuai dengan surat pengajuan Desa, mereka (Desa,red) sepakat menganggarkannya sebesar Rp 3 juta/Desa, yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan Siskeudes dengan materi khusus mengenai Jurnal. “Narasumbernya nanti akan di datangkan dari BPKP Provinsi Lampung” tegasnya.
Sementara itu Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Lampura Edward, menyebutkan bila pihaknya belum mengetahui adanya agenda Bimtek tersebut.
“Belum tau saya, dalam hal pelaksanaan Bimtek itu. Sampai saat ini kami dari Desa belum tau kapan pelaksanaannya. Kami hanya mengeluarkan dana” ucap Edward. (fer/her)

Tidak Diwajibkan, 232 Desa di Lampura Usulkan Bimtek 




