Assalamualaikum Wr.wb
Oleh : Hery Maulana
KPK terus melakukan pengembangan terkait perkara fee proyek pada Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara (Lampura). Mantan bupati Lampura, Agung Ilmu Mangkunegara dan dua kepala Dinas serta rekanan, telah dijatuhi hukuman oleh majelis hakim. Karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam perkara itu.
Rupanya sepanjang pemeriksaan, baik pada tingkat penyidik maupun fakta-fakta persidangan, KPK mengendus ada keterlibatan pihak lain dalam perkara yang sama. Lalu secara marathon, penyidik KPK memanggil sejumlah saksi-saksi untuk dimintai keterangan. Teranyar adalah diperiksanya enam saksi yang terdiri dari Aparatur Sipil negara (ASN) dan kontraktor. Pemeriksaan dilakukan digedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Lampung.
Memang KPK belum menetapkan tersangka baru. Namun penjelasan yang disampaikan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, seperti mengarah pada adanya tersangka baru. Hanya saja, siapa yang dimaksudkan masih menjadi teka-teki. Ali Fikri, baru akan menyampaikan secara detail, ketika KPK melakukan penangkapan dan penetapan status tersangka.
Melihat begitu seriusnya KPK, bisa jadi keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut sangat signifikan. Artinya perannya sangat besar dalam tindak pidana korupsi yang tengah dibidik KPK. Bisa jadi sebagai penyuap atau memuluskan kegiatan korupsi berjamaah yang dilakukan.
Tentu ini kenyataan pahit bagi kabupaten Lampura. Sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan cukup tinggi. Dimana pembangunan yang dilakukan belum dapat menghantarkan Lampura melakukan perubahan signifikan. Jauh jika dibandingkan dengan kabupaten yang menjadi anak bahkan cucu Kabupaten Lampura. Dalam kondisi memprihatinkan itu, ternyata korupsi merajalela. Dari hulu hingga hilir. Dari penguasa hingga pihak ketiga.
Semoga ini menjadi pembelajaran berharga. Bahwa konsekwensi logis atas perbuatannya sangat ‘pahit’. Bukan hanya sanksi pidana menanti, tetapi juga sanksi sosial. Tidak hanya terhadap pribadi, tetapi juga berimbas pada keluarga, kerabat dan sahabat lainnya. (**)
Wassalam






