Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 1 Sep 2021 20:08 WIB ·

Kelangkaan Solar


 Kelangkaan Solar Perbesar

Assalamualaikum Wr.Wb

Oleh : Hery Maulana

BBM Jenis bio solar, dalam satu bulan terakhir sulit didapat. Hanya sejumlah SPBU yang masih menjual bio solar. Itupun sangat-sangat terbatas. Dalam dua jam sejak pengiriman diterima, SPBU kembali memasang merk “solar habis’. Akibatnya kendaraan dengan bahan bakar bio solar, mengalami kesulitan untuk meneruskan perjalannya. Terlebih yang persediaan BBM-nya sudah benar-benar menipis.

Kondisi ini segera disikapi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura). Mereka mencoba mencari akar persoalan kemudian mencarikan solusinya. Pemilik SPBU dikumpulkan dan dimintai keterangan. Dari pengakuan mereka, didapat informasi jika kuota yang diberikan oleh Pertamina untuk masing-masing SPBU sangat terbatas. Tidak sebanding dengan jumlah kebutuhan masyarakat. Inilah yang menjadi pangkal persoalan.

Pemerintah dimintakan untuk melakukan lobby, agar kuota dapat ditambah. Sehingga kelangkaan BBM jenis bio solar dapat diatasi. Jika tidak dipastikan dalam dua atau tiga bulan kedepan, Lampura akan mengalami kelangkaan BBM jenis bio solar.

Sebuah alasan yang masuk akal. Namun ketika mencermati secara seksama, ada keraguan disana. Sebab Pertamina untuk menentukan jumlah kuota pada masing-masing SPBU jelas mempertimbangkan kebutuhan. Kalaupun kurang, tidak akan menyebabkan kelangkaan.

Bisa jadi, kuota sepadan dengan kebutuhan. Tetapi SPBU tidak memesan sesuai kuota, lantaran dananya tidak mencukupi. Ini kerap terjadi pada sejumlah SPBU dengan modal pas-pasan. Mereka harus membagi dana untuk mencukupi BBM jenis lainnya yang dirasakan lebih menguntungkan.

Bisa jadi juga SPBU ‘bermain’ dengan perusahaan atau pabrik yang mengoperasikan mesin dengan BBM bio solar. Diam-diam, mereka menjual pada perusahaan dan hanya menyediakan untuk kendaraan dengan jumlah yang sangat minim. Sebab ini jauh lebih menguntungkan dan praktis. Tinggal melakukan pengecoran ulang atau bekerjasama dengan sopir truk tangki pemasok BBM. Membelokkan kendaraan itu ketempat lain, sebelum tiba di SPBU. Artinya, truk tangki itu tiba di SPBU dengan jumlah BBM sisa dari yang sudah tersedot. (**)

Wass

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

29 April 2026 - 16:10 WIB

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Trending di Beranda