KOTABUMI – Aksi kekerasan terhadap perempuan menimpa Sinta alias WDM(23) seorang pemandu lagu(PL) pada salah satu tempat karoeke yang ada di Lampung Utara(Lampura) pukul 01.00 WIB, Rabu(8/9) dini hari. Hingganya peristiwa itu di laporkan ke Mapolres Setempat malam itu juga.
“Malam itu langsung dilakukan visum, dan sudah kita serahkan semuanya ke pihak kepolisian, ” ujar Sinta saat berkunjung ke Kantor Radar Kotabumi, sekitar pukul 19.00 WIB, didampingi sejumlah rekannya Jerry, Fani, Reza, Nur, Jumat(10/9).
Berdasarkan Laporan/LP : STPL/B-1/899/IX/2021/ SPKT/ Polres Lampung Utara/ Polda Lampung diketahui, tidak pidana penganiayaan itu terjadi saat Shinta alias WDM sedang duduk – duduk di lobby salah satu tempat karaoke yang ada di wilayah Kelurahan Tanjungharapan Kecamatan Kotabumi Selatan.
Dalam laporan itu juga dijelaskan, kemudian pelaku mengatakan kepada pelapor bahwa lagu itu galau. Lalu korban bertanya (kepada terlapor) apa maksudnya mengatakan hal tersebut? Kemudian pelaku memukul korban dengan tangan kanan sebanyak satu kali mengenai bibirnya sehingga mengalami luka memar dan berdarah.
” Waktu itu, saya turun ke bawah(karena tempat karaoke, Red) ada di atas(lantai dua). Lalu, saya usap bibir saya ternyata berdarah akibat insiden itu. Lalu, langsung visum dan lapor ke Mapolres Lampura, ” kata dia.
Shinta alias WDM meminta permasalahan tersebut dapat ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian dengan sebenar – benarnya agar ada kepastian hukum.
” Jangan mentang – mentang profesi saya sebagai pemandu lagu(PL), seenak – enaknya untuk dilecehan,” kata Shinta semberi menyebut terlapor merupakan kasir pada karoeke itu.
Sementara Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak(PPA) Satreskrim Polres Lampura IPTU Demy Abtriayadi membenarkan adanya laporan tersebut. Namun pihaknya sedang melakukan penyelidikan, kita akan panggil saksi – saksi, kemudian akan ditindaklanjuti.”Yakin saja semua laporan yang masuk akan kita tindaklanjuti. Ini bentuk pelayanan Polri khususnya polres Lampung Utara terhadap masyarakat,”singkatnya.(rid)

Korban Penganiayaan di Karaoke, Lapor Polisi 




