Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 9 Des 2021 21:13 WIB ·

Sangat Beresiko


 Sangat Beresiko Perbesar

Oleh : Heri Maulana

Assalamualaikum wr wb

Terkadang urusan listrik dianggap ‘remeh temeh’. Sehingga abai akan standarisasi penggunaan alat atau kelengkapan aliran listrik. Ada pula yang menganggap sepele, jalur atau kabel listrik yang terkelupas atau berusia tua. Padahal itu pemicu malapetak. Berapa banyak peristiwa kebakaran yang terjadi akibat arus pendek listrik. Setelah ditelusuri, pemicunya adalah kualitas kabel yang rendah atau kafasitas kabel yang tidak seimbang dengan arus listrik yang disalurkan melalui kabel itu. Begitu juga dengan yang tersengat listrik, hanya lantaran memperbaiki antena rumah. Galah yang terbuat dari besi tak sengaja menempel pada bagian kabel yang telanjang. Begitu juga yang tengah memperbaiki atap rumah yang kebetulan menggunakan baja ringan. Kasusnya serupa, ada kabel telanjang yang mengenai atap rangka baja. Tentu saja aliran listrik kemana-mana, karena baja ringan termasuk penghantar listrik.

Ada pula yang sebenarnya faham betul potensi bahaya dari aliran listrik. Namun situasi ‘memaksa’ untuk mengabaikan potensi itu. Seperti yang terjadi diwilayah RT IV / LK V, Gang Petruk, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. Warga terpaksa menggunakan pohon mahoni dan jati yang masih hidup, untuk penyangga kabel listrik. Jika tidak begitu, maka listrik tidak akan sampai ke rumah mereka.

Warga faham betul bahaya besar mengancam keselamatan mereka. Terutama anak-anak yang kerap bermain dibawah pohon tersebut. Pohon hidup, mengandung air dan dapat menghantarkan listrik. Apabila ada kabel yang terkelupas sedikit saja, maka aliran listrik akan kemana-mana. Bahkan jika hujan turun, akan semakin meluas. Tidaktertutup kemungkinan sampai kerumah warga. Bukan hanya mereka yang berada disekitar pohon saja yang beresiko tersengat listrik, tetapi dapat sampai kerumah mereka.

Namun mau bagaimana lagi, jika tidak menggunakan pohon sebagai penyangga kabel. Sebab PT.PLN tidak menyiapkan tiang. Alih-alih mengingatkan masyarakat tentang bahaya listrik jika kabel berada ditempat yang bukan semestinya. PT.PLN Cabang Kotabumi, seolah tidak Peduli apalagi ada upaya untuk melakukan perbaikan dengan segera menyiapkan tiang listrik ditempat tersebut.

Jika dikatakan tidak tahu, tentu sangat mustahil. Lokasi itu terbilang berada diwilayah perkotaan. Lagi pula, petugas pencatat meter setiap bulan lalu lalang diwilayah itu. Apalagi dijadikan pohon sebagai tiang penyangga kabel listrik sudah berjalan bertahun lamanya.

Karenanya, PLN harus segera mengambil langkah. Sesegera mungkin memasang tiang penyangga, sebelum ada korban. (**)

Wassalam

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

29 April 2026 - 16:10 WIB

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Trending di Beranda