KOTABUMI—Kasus Yogi Andhika yang dikabarkan pernah bekerja sebagai sopir bupati Lampung Utara(Lampura) non aktif Agung Ilmu Mangkunegara, menyedot perhatian publik khususnya di kabupaten setempat. Banyak spekulasi mengenai penyebab kematian Yogi hingga yang diduga terlibat didalamnya.
Terlebih dari pengakuan ibunda dan keluarga Yogi, diduga pelaku penganiayaan itu merupakan orang dekat sang bupati. Bahkan, ada yang menduga orang nomor satu di Lampura itu terlibat atau paling tidak mengetahui adanya kejadian tersebut. “Itulah sebabnya KNPI(Komite Nasional Pemuda Indonesia) Lampura, bersama organisasi kepemudaan lainnya, mendorong pihak kepolisian agar segera dapat mengungkap kasus ini. Dengan demikian kasus ini menjadi terang dan tidak adalagi spekulasi yang berpotensi memecah belah masyarakat,” terang Ketua KNPI Lampura, Muhammad Alfin, Minggu(15/4).(her).
Selengkapnya, baca edisi cetak 16 April 2018






