Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 31 Agu 2026 14:02 WIB ·

62 Titik Api Diatasi Damkar, 146 Penyelamatan Dilakukan


 Oplus_16908288 Perbesar

Oplus_16908288

KOTABUMI-Hingga Agustus 2026 ini Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Utara(Lampura) sudah menangani 62 Titik api(kebakaran).
Baik kebakaran lahan, rumah hingga fasilitas Kesehatan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Khairul Anwar menjelaskan, hingga saat ini ada 62 Titik api yang sudah berhasil di Padamkan.
62 Titik itu tersebar di wilayah Lampuraulai dari Kebakaran Kios/Toko, Rumah, Mobil, Motor, Masjid, Kandang Ayam, Sumil, Gudang Kayu, Lahan dan Fasilitas Kesehatan(Rumah Sakit Umum Daerah H.M. Ryacuud Kotabumi).”Ada 62 Titik api yang sudah berhasil tim kita padamkan.
Kita sigap begitu dapat informasi kebakaran tim kita langsung turun, ini semua kita lakukan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada Masyarakat Lampung Utara,”ucap Khairul Anwar, Senin(31/8).

Sejauh ini lanjut Khairul, Lampura memliki empat unit mobil Blangwir(Mobil Pemadam Kebakaran) dalam kondisi baik.
Ke empat mobil itu rutin dilakukan perawatan sesuai melakukan Operasi di lapangan.
Apa saja ke kurangan langsung segera di perbaiki melalui tekhnisi khusus dan dibantu dengan para Petugas dari Damkar.
Selain melakukan penyelamatan kebakaran, Damkar juga melakukan berbagai penyelematan, hingga saat ini ada 146 kasus yang sudah di bantu.
Mulai dari memotong cincin, menangkap ular, menangani sarang lebah, menangani binatang, membantu orang turun dari pohon kelapa, orangsakit, orang tenggelam, kunci mobil tertinggal di dalam, kunci rumah, kunci ruko hingga menangkap burung hantu yang masuk ke rumah warga.”Tim kita ada 75 orang setiap harinya piket ada empat regu.
Satu regu terdiri dari 13 orang, mereka bertugas baik di kantor maupun di lapangan.
Blangwir di turunkan sesuai dengan kondisi di lapangan, tapi paling sedikit dua unit mobil pasti kita turunkan saat terjadi kebakaran,”ujarnya.

Untuk pengisian air sendiri masih Khairul, dilakukan di belakang kantor.
Damkar sendiri memiliki Bunker yang mampu menampung air hingga diatas 30 Ribu liter.
Sehingga ketika terjadi ke Bakaran, selain 4 unit mobil standby terisi, Bunker juga dipastikan Standby terisi. Sehingga saat mobil bolak balik itu bisa langsung melakukan pengisian melalui Bunker.”Untuk lokasi rawan kebakaran saat ini Rumah dan Lahan.
Artinya lahan itu seperti tanah kosong atau area perkebunan atau halaman rumah yang cukup luas.
Kita juga selalu di bantu TNI dan Polri ketika terjadi kebakaran besar, seperti di Rumah Sakit,”jelasnya.

Guna mengantisipasi itu tambah Khairul, Pemkab Lampura melalui Bupati sudah mengeluarkan berbagai himbauan.
Mulai dari membuat Surat Edaran dari tingkat Kecamatan, Desa/Kelurahan hingga ke Kepala Sekolah di lakukan.
Memasang Spanduk, memberikan himbauan lewat Media Sosial hingga saat kebakaran terjadi.”Kita himbau agar Masyarakat bisa lebih berhati-hati dalam pembakaran sampah.
Jika membakar sampah di pekarangan rumah atau di kebun harap di tunggu agar api tidak menyebar ke mana-mana.
Apalagi kondisi angin saat ini kencang sehingga memudahkan api untuk merambat begitu cepat,”himbaunya.(ria)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasca Kebakaran, Bupati Hamartoni Tinjau Lokasi Pelayanan RSUD Tetap Berjalan

31 Agustus 2026 - 16:04 WIB

PKS Dengan 9 SKPD, Ini Kemudahan Yang Dieberikan Disdukcapil

27 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Ketua DPD PJS Jambi Minta Polisi Usut Dugaan Pengeroyokan Sekretaris DPC PJS TANJABAR

26 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Siap-siap Pasca Hasil Mutasi Ukom Pejabat Eselon II Bakal Dilantik

26 Agustus 2026 - 10:58 WIB

DPP PJS: Kemerdekaan Adalah Amanah, Pers Adalah Tanggung Jawab

17 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Wujud Nyata TNI Hadir Ditengah Masyarakat, Pangdam Tutup TMMD

13 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Trending di Headline