KOTABUMI – Mayat anonim berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di di tengah perkebunan karet dekat Tempat Pemakaman Umum(TPU) Dusun Tepukleban, Desa Kalibalangan, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara(Lampura) diduga merupakan korban pembunuhan. Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polres Lampura AKP Syahrial mendampingi Kapolres AKBP Eka Mulyana, saat dihubungi Radar Kotabumi, Minggu (1/7).
Syahrial mengatakan, indikasi sementara pihaknya, mayat tersebut adalah korban pembunuhan, pasalnya pada bagian lehernya ditemukan luka robek akibat sabetan benda tajam.”Kemungkinan saat itu korban berusaha lari, setelah beberapa ratus meter, kemudian korban menemui ajal di perkebunan karet warga. Lukanya seperti kena tebasan golok,”ujar Kasat Reskrim.
Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan diperkirakan korban tewas di lokasi kejadian berkisar antara 2-3 hari sejak mayat temukan warga. Dia juga menjelaskan, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti lain-nya, berupa dua buah singlet dan celana dalam berwarna biru dan merah, serta baju kaos berwarna oranye, untuk ukuran anak-anak yang diperkirakan berusia 8-tahun, serta sendal sepatu berwarna hitam. ” Barang bukti tersebut, kita temukan sekitar 100 meter dari lokasi penemuan mayat, ” imbuhnya.
Lebih lanjut, Syahrial menyebut, pihaknya terus melakukan penyelidikan terkait dengan penemuan mayat itu, dan dirinya meminta masyarakat yang mengenali korban atau pakaian yang ditemukan pihaknya dapat menghubungi pihak kepolisian setempat.”Kita terus lakukan penyelidikan terkait penemuan mayat ini,”kata dia.(fer/rid).
Selengkapnya, baca edisi cetak 2 Juli 2018






