Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Kriminal · 26 Sep 2018 21:37 WIB ·

Rampok Bersenpi Marak di Lampura


 Foto Ferdani
Caption : Tim Inafis Polres Lampura saat melakukan olah TKP di kediaman Sulasman, korban perampokan beberapa waktu lalu. Perbesar

Foto Ferdani Caption : Tim Inafis Polres Lampura saat melakukan olah TKP di kediaman Sulasman, korban perampokan beberapa waktu lalu.

KOTABUMI—Dalam dua hari berturut-turut, aksi perampokan bersenjata api(bersenpi) meresahkan masyarakat Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dengan waktu dan lokasi yang berbeda. Teranyar, aksi perampokan menimpa Sulasman, warga Dusun Purwanegara Blok A, Desa Negara Ratu, Kecamatan Sungkai Utara, Senin(24/9) lalu.

Kepada Radar Kotabumi Sulasman mengatakan, saat dirinya sedang tertidur pulas, ia dikejutkan dengan suara gaduh yang berasal dari warung miliknya. Mendengar itu, dirinya langsung keluar kamar dan memergoki dua tak dikenal dan langsung menodong dirinya dengan senpi.”Setelah itu tersangka langsung mengikat kaki dan tangannya dengan menggunakan tali rapia warna hitam, serta menutup mulutnya dengan menggunakan jilbab,”kata Sulasman.

Saat dirinya terikat, para tersangka dengan leluasanya menguras harta dan barang berharga miliknya berupa, uang tunai sebesar Rp 30 Juta, dan perhiasan emas seberat 21 gram, serta dua unit handphone yang dirusak kawanan rampok tersebut.”Diperkirakan dua orang perampok tersebut masuk ke rumah dengan cara mencongkel secara paksa jendela warung, setelah berhasil masuk mereka menjarah barang berharga yang ada di warung saya,”ujarnya seraya menjelaskan warung tersebut menyatu dengan rumahnya.

Aksi perampokan juga menimpa Suwandi, warga Desa Sukamaju Kecamatan Abung Semuli, sekitar pukul 03.00 WIB Minggu(23/9). Dedi anak kandung korban mengatakan, peristiwa itu terjadi di kediaman ayahnya saat dirinya sedang tertidur pulas di kamar miliknya.

Saat kejadian, ia mendengar suara gaduh dari ruang tengah rumah, namun dirinya tidak terlalu menanggapinya, karena mengira berasal dari para penghuni rumah. Namun, tidak berselang lama, suara gaduh tersebut kembali terdengar, hingga akhirnya ia bergegas keluar kamar.”Saat membuka pintu kamar, saya langsung ditodong Senpi(Senjata Api) oleh kawanan perampok,”ujar Dedi Rabu (26/9).

Dilanjutkan, oleh kawanan perampok yang diperkirakan berjumlah empat orang dengan bersenjatakan senpi dan dilengkapi dengan topeng(penutup wajah) itu menyandera tujuh penghuni rumah. Para penghuni rumah diikat dengan tali, lalu dikumpulkan di ruangan tengah rumah, dengan posisi kepala menunduk ke lantai.

Kemudian, seorang pelaku langsung menodongkan senpi ke dalam mulut istrinya untuk mengetahui tempat penyimpanan uang dan perhiasan. Karena takut, isteri korban langsung menunjukan tempat penyimpanan barang berharga miliknya.”Para tersangka berhasil menggasak uang tunai milik korban sebesar Rp 90 Juta lebih, dan perhiasan emas seberat 90 gram, serta 10 unit Handphone berbagai merk,”jelas Dedi.(fer/rnn/rid)

Selengkapnya, baca edisi cetak 27 September 2018

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dunia Pers Berduka, Pemred Okeyboz.com Jadi Korban Pembunuhan Brutal

9 Agustus 2025 - 18:30 WIB

DPD Pro Jurnalismedia Siber Sumsel Meminta Polrestabes Palembang Turun Tangan Tangkap Pelaku Penusukan

7 Desember 2024 - 12:28 WIB

Tak Tinggal Diam, Kadisdik Langsung Sambangi Korban Pelecehan

23 April 2024 - 15:06 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO Pelaku, Curat Diamankan Polisi

27 Maret 2024 - 15:48 WIB

PJS Sulsel Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan di Takalar, Diduga Pelakunya Mafia Solar

13 Maret 2024 - 05:02 WIB

Kasus Penganiayaan Wartawan, Kapolres Labuhanbatu Akhirnya Minta Maaf

29 Februari 2024 - 16:23 WIB

Trending di Kriminal