Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 11 Jan 2022 21:31 WIB ·

Bahaya Bermain Disungai


 Bahaya Bermain Disungai Perbesar

Assalamualaikum Wr.Wb

Oleh : Hery Maulana

Kasus anak tenggelam saat mandi atau bermain disungai, kerap terjadi. Dalam banyak kasus, korban tenggelam ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Pada sejumlah kasus, justru peristiwa terjadi kala sungai sedang meluap dan berarus deras. Harusnya kondisi sungai yang demikian, tidak didekati. Apalagi menjadikan sungai dimaksud sebagai sarana bermain yang mengasyikkan. Seperti melompat atau salto dari atas jembatan, lalu berenang kepinggiran dan mengulanginya berkali-kali.

Memang umumnya anak-anak tersebut mahir berenang. Justru mereka kerap menjadikan peristiwa demikian sebagai ajang perlombaan sesama teman. Uji adrenalin dan semacamnya, dengan membuat janji bertemu disungai yang dianggap menantang. Bocah-bocah itu sama sekali tidak menyadari, jika arus sungai sangat berbahaya. Tidak cukup hanya berbekal keahlian berenang semata. Mereka belum memahami jika sungai memiliki arus dan kedalaman yang berbeda-beda. Ada pusaran yang dapat membuat anak-anak itu terjerembat dan terseret kedalamnya. Juga bahaya lain, semisal adanya predator disungai itu seperti ular dan buaya.

Karenanya para orang tua harus memberikan pemahaman tentang bahaya yang mengancam jika mandi apalagi bermain disungai. Terlebih pada sungai yang asing atau bukan menjadi tempat yang sering dipergunakan oleh warga.

Kalaupun anak-anak merengek minta untuk dapat mandi disungai, setidaknya tidak boleh membiarkannya sendiri. Orang tua harus melakukan pengawasan ketat dan hanya mengabulkan pada tempat-tempat yang dirasa resiko bahayanya kecil. Itupun tidak boleh silap, misalkan menerima panggilan telpon, sehingga anak-anak luput dari pengawasan. Karena tenggelam atau terbawa arus, tidak butuh waktu lama. Dalam hitungan detik, anak dapat terseret arus dan tenggelam. (**)

Wassalam

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Pentingnya Pendampingan Anak Korban Banjir

12 Maret 2023 - 17:20 WIB

Trending di Beranda