Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 24 Jan 2022 19:49 WIB ·

RS Yang ‘Sakit’


 RS Yang ‘Sakit’ Perbesar

Assalamualaikum Er.Wb

Oleh : Hery Maulana

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu, kembali diterpa persoalan. Jika sebelumnya terlilit persoalan menyangkut tunggakan pembayaran honor karyawan, insentif dokter sepesialis dan tunggakan obat-obatan, kali ini manajemen diduga melakukan manipulasi pengajuan realisasi penanganan pasien covid-19. Juga dana yang direalisasikan tidak sampai pada tenaga kesehatan (nakes) yang paling berhak atas dana itu.

Padahal Pemkab Lampung Utara, langsung turun tangan memebenahi manajemen rumah sakit plat merah itu. Selain mengganti hampir seluruh petinggi RSUD itu, juga menggelontorkan dana miliaran. Ini dimaksudkan agar RSUD tersebut dapat memberikan pelayanan maksimal pada masyarakat. Sebab sebagai rumah sakit pemerintah, banyak masyarakat Lampura dan sekitarnya yang bergantung dengan RSUD itu dalam hal menangani masalah kesehatan. Terlebih masyarakat yang kurang mampu dan berada di garis kemiskinan.

Alih-alih RSUD itu dapat kembali membaik dan ‘sehat’, justru belakangan kembali diterpa isu tak sedap. Ditenggarai ada oknum yang memanipulasi data penanganan covid-19. Sehingga klaim pembayaran lebih besar dari yang seharusnya. Dengan perbuatannya itu, oknum yang terlibat dapat mengeruk keuntungan berlebih untuk diri pribadi, kelompok atau golongannya. Mirisnya lagi, sudah berupaya mendapatkan untung lebih, hak tenaga kesehatan justru tidak dibayarkan.

Meskipun baru sebatas dugaan, tak urung kabar tak sedap ini membuat Pemkab merasa kecolongan. Karenanya dengan tegas menyatakan tidak akan menutupi, bahkan mengisntruksikan Aparatur Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) untuk melakukan pengusutan. Jika penanganan inspektorat selaku APIP dirasakan tidak mampu, Pemkab mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pengusutan. Dengan demikian kasusnya akan terang benderang. Siapa yang terlibat dan adakah pihak diluar manajemen RSUD yang menunggangi. (**)

Wassalam

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Pentingnya Pendampingan Anak Korban Banjir

12 Maret 2023 - 17:20 WIB

Trending di Beranda