ASN, Malu Dong

96

Oleh : Hery Maulana

Assalamualaikum wr wb

Kabar baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura). Pemerintah setempat pastikan, gaji ke-13 dibayarkan dalam waktu dekat ini. Dana sebesar Rp.35 Miliar digelontorkan untuk membayar gaji ke-13 dimaksud.

Padahal, negara tengah dilanda pandemi Coronavirus Disease 2019 (covid-19). Dimana anggaran banyak terserap kesana.Bukan hanya untuk menanggulangi dan menghentikan penyebaran virus, tetapi juga harus memulihkan perekonomian yang luluh lantak. Hampir seluruh sendi-sendi perekonomian dinegara ini, porak-poranda. Tidak terhitung, usaha yang harus gulung tikar dan merumahkan pekerjanya.

Masyarakat utamanya yang berada digaris kemiskinan, juga sangat terdampak. Pekerja harian dan buruh serabutan, tidak dapat lagi mengais rejeki dengan leluasa. Ada pembatasan sosial yang diberlakukan pemerintah. Utamanya pada sentra ekonomi, semisal pasar dan pertokoan.

Kondisi ini membuat sebagian masyarakat, tidak lagi dapat hidup nyaman. Bagaimana dapat bertahan hidup, menjadi pemikiran sebelum tidur. Bahkan diantaranya tidak lagi dapat lelap. Bayangan, esok tidak dapat menjalankan aktivitas sebagaimana biasa ‘menari’ dipelupuk mata.

Memang, pemerintah menggulirkan program Bantuan Sosial, baik berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) maupun dalam bentuk bantuan sembako. Tetapi, jika dikalkulasi untuk keperluan hidup, jauh dari harapan. Angka Rp.600 ribu perbulan, jika dirata-ratakan berarti hanya Rp. 20 ribu perhari. Untuk sebuah keluarga dengan 3 anak saja, berarti mereka harus hidup dengan hanya Rp.4 ribu perhari. Sebuah angka yang membuat bulu kuduk berdiri, untuk memastikan itu cukup.

Nah, sikap pemerintah yang tetap konsisten ‘memanjakan’ ASN, patutlah diapresiasi. Terkhusus bagi abdi negara aktif dan pensiunan. Selain gaji bulanan yang diterima, masih juga mendapatkan tambahan berupa gaji ke 14 dan gaji ke-13. Itu belum termasuk tunjangan kinerja dan tunjangan lain, bagi pemangku jabatan. Walau dibatasi untuk jabatan eselon III ke bawah.

Perhatian pemerintah yang demikian besar itu, mestinya dapat memicu semangat kerja. Juga sikap malu, jika keluar dari koridor yang ditentukan. Terlebih melakukan korupsi. Sebab negara ini, memberikan nilai lebih. Walaupun dalam himpitan ekonomi akibat pandemi. Jangan sebaliknya, sudah dimanjakan, masih bekerja serampangan bahkan korupsi. Karena itu sangat menyakitkan. Utamanya bagi masyarakat yang tidak berkesempatan menjadi ASN. Terlebih bagi mereka yang hidup pas-pasan. (**)

Wassalam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here