Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 14 Mar 2022 19:57 WIB ·

Mendadak Sakit


 Mendadak Sakit Perbesar

Assalamualaikum Wr.Wb

Oleh : Hery Maulana

Empat pimpinan koalisi Partai Politik (Parpol) Pengusung Pasangan Agung Ilmu-Budi Utomo Pada Pilkada 2018 lalu, datangi kediaman dinas Bupati Lampung Utara. Parpol Pengususng dimaksud adalah Partai Nasdem, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN). Kedatangan petinggi Parpol pengusung itu, untuk menyerahkan dua nama calon wakil bupati yang nantinya akan dipilih oleh DPRD Lampura. Sebab ketentuannya memang demikian, dua nama calon diserahkan oleh parpol pengusung kepada DPRD untuk dipilih memalui bupati.

Tampak wajah ceria dari para petinggi Parpol, saat memasuki halaman kediaman dinas bupati. Hal itu wajar, mengingat selama 1 tahun 4 bulan, bola panas terkait pengisian kekosongan jabatan wakil bupati Lampura, terus bergulir. Banyak intrik dan saling lempar bola panas, antara Parpol pengusung, Bupati dan Kalangan DPRD. Bahkan tudingan bahwa Bupati lebih merasa ‘nyaman’ memerintah sendiri tanpa wakil kerap dilontarkan. Tidak berlebihan, karena bupati yang seharusnya proaktif soal kekosongan wabup itu. Karena bupatilah yang paling berkepentingan terhadap siapa yang bakal mendampinginya.

Namun bupati justru melemparkan bola panas itu pada Parpol pengusung. Bahwa untuk menyampaikan dua nama calon menjadi kewajiban parpol pengusung. Padahal semua tahu, betapa sulitnya parpol menyatukan persepsi kepada siapa amanat itu akan diberikan. Parpol sadar betul, tanpa arahan jelas bupati, sangat sulit bahkan dirasakan mustahil.

Tetapi Parpol pengusung mampu membuktikan apa yang mustahil dan sulit itu dapat dilakukan. Dengan kesadaran tinggi, pimpinan parpol melepas segala ego sektoral untuk tiba pada satu keyakinan. Keyakinan bersama itulah yang menghantarkan induk parpol masing-masing mengeluarkan rekomendasi atas dua calon wabup. Inilah yang membuat mereka berbinar penuh semangat mendatangi kediaman dinas bupati. Mereka ingin menyampaikan dua nama calon wabup dimaksud.

Sayangnya semangat yang sama tidak ditunjukan Budi Utomo, Bupati Lampung Utara. Bahkan pimpinan parpol harus menunggu berjam-jam untuk bertemu sang bupati. Setelah menunggu lama, bukan bupati yang muncul, melainkan asisten I Setdakab Lampura. Menurut penuturan Man Kodri, sang asisten I, Budi Utomo mendadak kesehatannya menurun.

Apakah benar demikian atau sikap itu mengkonfirmasi, bahwa sesungguhnya Bupati tidak menghendaki ada pendamping. Wallahualam bisawab (**)

Wassalam

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Pentingnya Pendampingan Anak Korban Banjir

12 Maret 2023 - 17:20 WIB

Trending di Beranda