Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 29 Mei 2022 19:06 WIB ·

Tinggal Selangkah Lagi


 Tinggal Selangkah Lagi Perbesar

Assalamualaikum Wr.Wb

Oleh : Hery Maulana

Tinggal selangkah lagi, Ardian Saputra resmi menjabat wakil bupati (wabup) Lampung Utara (Lampura) untuk sisa masa jabatan 2019-2024. Itu setelah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor:132.18-1265 tahun 2022 tentang Pengesahan Pengangkatan Wakil Bupati Lampung Utara Provinsi Lampung. SK tersebut telah diterima Pemerintah Provinsi Lampung pada Jumat(27/5) lalu. Dengan begitu, putra mantan bupati Lampura Zainal Abidin itu, tinggal menunggu prosesi pelantikan yang masih akan dijadwalkan. Selanjutnya, secara resmi Ardian menjabat sebagai wabup mendampingi bupati Budi Utomo.

Tentu banyak harapan kepada Ardian, untuk Kabupaten Lampung Utara, lebih baik lagi. Setidaknya mampu meng-elaborasikan apa yang menjadi rencana strategik bupati dan merealisasikannya. Juga menjalankan kebijakan bupati secara tepat dan cepat. Sehingga akselerasi pemerintahan sebagaimana yang diharapkan dapat terwujud.

Sebagai sosok muda dan energik, Ardian haruslah muncul menjadi pendamping yang dapat lebih bebas dan secara cermat ‘menggiring bola dan meng-golkannya’. Dengan begitu, kehadirannya benar-benar dirasakan, baik oleh bupati dan aparatur pemeerintahan lainnya, maupun bagi masyarakat Lampung Utara.

Sebagai langkah awal, Ardian tentu harus beradaptasi dan lebih memahami lingkungan kerjanya. Terutama hati dan pikiran Budi Utomo sebagai bupati yang didampinginya. Sehingga akan tercipta harmonisasi hubungan diantara keduanya. Ini penting, karena dibanyak tempat harmonisasi antara bupati dan wakilnya tidak terjalin lama. Perlahan harmonisasi itu berubah menjadi perseteruan dan berakhir dengan saling ‘intip’. Lalu diantaranya saling menjatuhkan. Lupa akan sejatinya tugas yang di amanatkan diatas pundak mereka.

Inilah saat-saat genting bagi sebuah Pemerintahan. Sebab orkestrasi pemerintahan itu mesti berjalan kompak. Sehingga nada yang dikeluarkan terasa merdu dan enak ditelinga. Utamanya bagi rakyat yang dipimpinnya, yang telah memberikan amanat. Amanat yang tidak hanya akan dipertanggungjawabkan pada akhir masa jabatan saja, tetapi juga harus dipertanggungjawabkan kelak, dihadapan sang Khaliq. (**)

Wassalam

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Pentingnya Pendampingan Anak Korban Banjir

12 Maret 2023 - 17:20 WIB

Trending di Beranda