Assalamualaikum Wr.Wb
Oleh : Hery Maulana
Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Zulhijah 1443 Hijriyah jatuh pada Jumat, 1 Juli 2022. Dengan ditetapkannya awal Zulhijah ini, maka Hari Raya Iduladha 1443 H jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022. Keputusan itu didasarkan dari pantau hilal di 86 titik seluruh wilayah Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan rapat sidang isbat. Proses pengamatan hilal ini menjadi pertimbangan penting dalam sidang isbat.
Terjadi perbedaan pelaksanaan Idul Adha di Arab Saudi dengan Indonesia. Di Mekkah hari raya idul adha jatuh pada Sabtu 9 Juli, Sedangkan di Indonesia pada Ahad 10 Juli. Ini disebabkan Waktu di Indonesia lebih cepat 4 jam, dari Arab Saudi. Sehingga hilal justru terlihat lebih dahulu di Arab Saudi.
Namun demikian, Perbedaan penentuan tanggal Hari Raya Idul Adha 1443 H harus disikapi dengan bijak dan penuh dengan semangat saling menghormati. Karena perbedaan ini bukanlah sesuatu yang dilarang dan bahkan merupakan suatu rahmat bagi umat Islam.
Jusru terpenting, keagungan Idul Adha harus tetap terjaga dan persatuan dan persaudaraan tetap terpelihara. Nilai dan spirit kurban yang menjadi substansi Idul Adha yang telah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dapat di aktualisasikan dalam kehidupan untuk mewujudkan kemaslahatan dan kesejahteraan bagi umat Islam dan Bangsa Indonesia.
Diantara makna ibadah qurban adalah syukur. Orang yang bersyukur dengan nikmat harta benda dan kekayaan yang dimiliki dapat diwujudkan dengan menunaikan ibadah qurban. Semakin bersyukur seseorang maka nilai hartanya serta keberkahan kekayaannya akan semakin ditambah oleh Allah swt. Bersyukurlah maka Allah akan menambahkan nikmat lebih banyak lagi. Wallahu alam bisawab (**)
Wassalam






