Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 13 Mar 2022 19:20 WIB ·

Akhiri Polemik


 Akhiri Polemik Perbesar

Assalamualaikum Wr.Wb

Oleh : Hery Maulana

Agaknya proses Pemilihan wakil bupati (Pilwabup) Lampura, bakal segera digelar. Ini lantaran koalisi partai pengusung (PAN,Gerindra, PKS dan Nasdem), masing-masing telah mengeluarkan rekomendasi yang ditandatangi DPP, terkait dua nama yang bakal diusulkan untuk dipilih DPRD melalui bupati Lampura, Budi Utomo. Kedua nama dimaksud adalah Ardian Saputra dan William Mamora. Meski nama William Mamora hanya tertera sebagai calon wabup pada rekomendasi yang dikeluarkan DPP Partai Gerindra saja. Sementara PAN, PKS dan Nasdem, hanya merekomendasikan satu nama saja yakni Ardian Saputra.

Dari penjelasan sejumlah politisi, hal tersebut tidak menjadi persoalan. Karena prinsipnya koalisi parpol pengusung diwajibkan menyampaikan dua nama calon. Ini sudah terpenuhi dengan rekomendasi yang dimiliki Ardian dan William. Kedua nama inilah yang akan disampaikan pada DPRD melalui bupati Lampura, untuk dipilih. Karenanya tidak ada alasan bagi DPRD untuk tidak segera membuka tahapan-tahapan Pilwabup, hingga proses pemilihan.

Semoga dengan kepastian dua calon yang akan mengikuti Pilwabup, semua polemik terkait pengisian jabatan wabup dapat segera berakhir. Apalagi kursi wabup Lampura kosong sudah cukup lama. Jika dihitung dari dilantiknya Budi Utomo sebagai bupati definitif menggantikan Agung Ilmu, pada 3 November 2020 lalu. Dengan kata lain selama satu tahun empat bulan, kursi jabatan wakil bupati Lampura itu kosong.

Sementara kehadiran wakil bupati sangat diperlukan. Mengingat luasan wilayah Lampura dengan 23 Kecamatan, memerlukan perhatian serius dari pemimpinnya. Mengandalkan Budi Utomo sendirian, tentu menjadi kurang optimal. Terlebih Budi Utomo belakangan banyak mengeluhkan soal kesehatannya.

Selain itu, akselerasi roda pemerintahan di Lampura terbilang lamban. Banyak persoalan yang dihadapi, termasuk persoalan ketersediaan anggaran. Akibat dari banyak yang harus tersedot untuk penanganan covid-19. Belum lagi persoalan pembangunan, dan persoalan-persoalan lain yang perlu segera diatasi.

Diyakini kehadiran wakil bupati, akan menjadi angin segar tersendiri. Sebagai ‘vitamin’ untuk menjadi sehat dan mendorong semangat. Dimana kemudian dapat menjadikan Kabupaten Lampura lebih maju dan berkembang dan lebih sejahtera. Semoga (**)

Wassalam

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Pentingnya Pendampingan Anak Korban Banjir

12 Maret 2023 - 17:20 WIB

Trending di Beranda