Assalamualaikum Wr.Wb
Oleh : Hery Maulana
Warga Lampung Utara tampaknya masih harus bersabar. Kursi wakil bupati yang lowong satu tahun lebih itu, masih belum dapat terisi. Meskipun Menteri Dalam Negeri (Mendagri), M. Tito Karnavian telah mengeluarkan keputusan Nomor 132.13-1265 tahun 2022 tentang Pengesahan Pengangkatan Wakil Bupati Lampung Utara pada 23 Mei lalu. Namun Pemerintah Provinsi Lampung, masih belum menjadwalkan waktu pelaksanaan pelantikan Ardian Saputra sebagai wakil bupati (wabup) Lampung Utara, untuk sisa masa jabatan 2019-2024. Alasannya, masih harus menyesuaikan dengan jadwal gubernur Lampung. Sebab pelantikan akan dilakukan oleh sang Gubernur.
Tentu alasan tersebut masuk akal dan sangat wajar. Mengingat SK Mendagri dimaksud, baru diterima pada Jum’at (27/5). Sementara protokoler gubernur terang telah mengagendakan kegiatan gubernur, yang sifatnya telah final. Tidak mungkin dirubah, kecuali ada hal yang sangat urgen yang membuat jadwal kegiatan gubernur harus dirubah. Dengan kata lain, pelantikan wakil bupati Lampung Utara, dipandang bukanlah sesuatu yang urgen, yang dapat merubah agenda gubernur sebelumnya.
Padahal, sebelumnya gubernur Lampung Arinal Djunaidi sangat intens untuk mengingatkan bupati dan pemerintah kabupaten Lampung Utara, agar kursi wabup jangan sampai kosong terlalu lama. Bukan hanya mengingatkan secara lisan, gubernur bahkan menyurati bupati hingga 3 kali. Waktu itu tarik ulur seputar siapa calon wabup yang akan diusung, tengah seru-serunya.
Mungkinkah gubernur Lampung bukan hanya menganggap pelantikan wabup tersebut tidak urgen, tetapi bahkan menganggapnya tidak terlalu penting. Jika ini yang ada dibenak beliau, tentu saja patut untuk dipertanyakan. Sebab keberadaan wabup di Lampung Utara amatlah penting. Karena kepadanya ada banyak harapan untuk membuat Lampung Utara menjadi lebih baik lagi. Ada optimisme, jika kursi wabup terisi, akan mampu mengakselerasi jalannya pemerintahan. Sehingga Lampung Utara dapat mengejar segala ketertinggalannya, menuju sebuah kabupaten yang maju dan sejahtera. (**)
Wassalam






