Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 27 Jun 2022 19:11 WIB ·

Antisipasi PMK


 Antisipasi PMK Perbesar

Assalamualaikum Wr.Wb

Oleh : Hery Maulana

Indonesia pada tahun 1990 oleh Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE), dinyatakan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Perlu waktu puluhan tahun, untuk dinyatakan bebas dari penyakit yang menyerang hewan tersebut. Karena PMK di negara ini pernah melanda pada tahun 1887.

PMK merupakan wabah virus pada hewan ternak ruminansia atau mempunyai sistem pencernaan yang unik. seperti sapi, kerbau, domba, kambing, rusa, unta, dan termasuk hewan liar seperti gajah, antelope, bison, menjangan, dan jerapah. Hewan yang termasuk berkuku belah/genap inilah yang berpotensi terkena wabah virus PMK.

PMK juga dikenal sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) Jenis penyakit ini disebabkan dari virus tipe A dari keluarga Picornaviridae, genus Apthovirus yakni Aphtaee epizootecae.

Masa inkubasi dari penyakit 1-14 hari yakni masa sejak hewan tertular penyakit hingga timbul gejala penyakit Virus ini dapat bertahan lama di lingkungan dan bertahan hidup pada tulang, kelenjar, susu, serta produk susu.

Angka kesakitan ini bsia mencapai 100% dan angka kematian tinggi ada pada hewan muda atau anak-anak.

Tingkat penularan penyakit mulut dan kuku (pmk) cukup tinggi, tetapi tingkat kematian hanya 1-5%. Sehingga jika ditemukan ternak terlihat lemah, lesu, kaki pincang, air liur berlebihan, tidak mau makan, dan mulut melepuh segera hubungi dokter hewan atau petugas dari Dinas Peternakan setempat.

Diprovinsi Lampung, PMK sudah meyerang sejumlah Kabupaten. Sementara daya serangan virus PMK ini termasuk sangat ganas. Dimana dapat mengakibatkan kematian bagi hewan yang terpapar. Selain daya tularnya yang juga tinggi. Apabila ada satu hewan yang terkena virus, maka dapat menyerang hewan yang ada disekitarnya.

Inilah yang membuat pemerintah setempat berupaya untuk mengantisipasi peyebaran virus PMK. Diantaranya dengan menggalakkan vaksinasi. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Untuk tahap pertama disiapkan sebanyak 3.500 Dosis Vaksin PMK. Diharapkan dengan vaksinasi yang dilakukan, hewan di Lampura dapat terhindardari serangan PMK. (**)

Wassalam

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Pentingnya Pendampingan Anak Korban Banjir

12 Maret 2023 - 17:20 WIB

Trending di Beranda